Pramono Resmikan Ruang Ekspresi Kreatif Sepanjang 18 Km di Bawah Tol Becakayu
SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau ruang ekspresi kreatif yang membentang sepanjang 18 kilometer di bawah ruas Tol Becakayu dan Tol Dalam Kota, Jakarta Timur, Kamis, 11 Desember.
Pramono didampingi Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Fajar Sauri serta Wali Kota Jakarta Timur Munjirin. Ruang publik baru itu digadang-gadang menjadi area inklusif yang dapat menampung kreativitas warga sekaligus mempercantik kawasan.
Pramono menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur yang menggagas program beautifikasi di kolong tol tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi atas gagasan dan ide dari Wali Kota Jakarta Timur beserta jajarannya yang telah menggagas dan menjalankan beautifikasi kawasan ini, sekaligus menghadirkan ruang ekspresi yang makin terbuka bagi Jakarta. Siapa saja bisa ikut, dan ini bisa menjadi role model bagi daerah lain,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 11 Desember 2025.
Menurut Pramono, kolaborasi lintas instansi itu menunjukkan bagaimana ruang-ruang kota yang sebelumnya terbengkalai dapat diubah menjadi area yang aman, indah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain fungsi estetika, kata dia, proyek ini juga mencatatkan capaian baru dengan meraih Rekor MURI sebagai ruang ekspresi dengan jumlah tiang terbanyak serta rentang terpanjang di Indonesia.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat beautifikasi ini melibatkan 812 tiang di sepanjang Tol Becakayu sepanjang 10 kilometer dan 514 tiang di koridor Tol Dalam Kota sepanjang 8 kilometer," ungkapnya.
"Program tersebut akan dilombakan di 65 kelurahan di Jakarta Timur dan dikerjakan bersama PT KKDM serta PT CMNP, mulai dari pengecatan mural, penataan taman, hingga penyediaan kebutuhan material," sambungnya.
Lebih jauh, Pramono menilai pembenahan kolong tol ini berperan penting dalam mendorong rasa memiliki warga terhadap ruang kota sekaligus memantik munculnya kreativitas baru.
Dia berharap program tersebut turut memperkuat kebersamaan dan kebanggaan masyarakat terhadap wilayahnya.
“Mudah-mudahan setelah diadakan perlombaan, ruang ekspresi ini bukan hanya tampil lebih menarik, tetapi juga menjadikan Jakarta Timur lebih aman dan lebih indah,” tandasnya.

