Fiji Siaga Banjir Bandang, NDMO Peringatkan Risiko Longsor di Tengah Hujan Lebat Berhari-hari

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 17 November 2025 | 07:54 WIB
Banjir  (SinPo.id/ Ashar)
Banjir (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id -  Kantor Manajemen Risiko Bencana Nasional Fiji (NDMO) menyerukan masyarakat untuk tetap waspada menyusul meningkatnya risiko banjir bandang di sejumlah wilayah. Peringatan resmi masih berlaku untuk bagian timur pulau utama Viti Levu, meliputi Serua-Namosi, Navua, Suva, Nausori, Tailevu, Naitasiri, dan sebagian wilayah Ra.

Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk Divisi Utara, dengan pejabat memperingatkan bahwa kondisi dapat memburuk seiring prakiraan hujan yang masih akan berlanjut.

Otoritas mengimbau warga untuk selalu mengikuti pembaruan cuaca resmi dan menghindari melintasi jalan atau jembatan yang tergenang, karena ketinggian air dapat meningkat dengan cepat dan mengancam keselamatan.

“Pengendara diminta bepergian hanya jika diperlukan serta berhati-hati, terutama pada malam hari ketika jarak pandang rendah. Dengan hujan terus-menerus selama dua hari terakhir dan tanah yang sudah jenuh air, risiko longsor di sejumlah area meningkat,” demikian imbauan NDMO.

NDMO menegaskan bahwa mereka akan terus bekerja sama dengan Fiji MetService untuk memantau kondisi cuaca dan mengeluarkan peringatan tambahan bila diperlukan.

Sementara itu, Fiji Roads Authority (FRA) pada Minggu melaporkan bahwa beberapa ruas jalan mengalami genangan parah dan beberapa area kini hanya bisa dilalui kendaraan 4x4. FRA mendesak pejalan kaki dan pengendara untuk berhati-hati saat bepergian.

Menurut laporan Fiji Sun, sebanyak 120 keluarga di sebuah permukiman di Nasinu—sekitar 15 menit dari pusat kota Suva—tidak memiliki akses jalan yang layak setelah satu-satunya jalur pejalan kaki mereka rusak akibat longsor yang dipicu hujan deras pada Minggu.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI