Home /

Gubernur DKI Targetkan Pemerataan Akses Air Bersih hingga 90 Persen pada 2027

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 16 November 2025 | 22:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan percepatan pemerataan air bersih akan menjadi prioritas pemerintah provinsi hingga 2029. Dia menyebut wilayah Jakarta Utara sebagai kawasan yang menghadapi beban paling berat akibat keterbatasan jaringan perpipaan.

Pramono mengatakan cakupan layanan air bersih Jakarta saat ini mencapai sekitar 76 persen dan ditargetkan naik menjadi 85 persen tahun depan. 

“Kalau tahun depan lancar, untuk air bersih di Jakarta itu sudah bisa 85 persen. Karena sekarang ini hampir 76 persen. Kalau itu bisa, kita betul-betul asas keadilan itu terjadi,” ujar Pramono di Jakarta, Minggu, 16 November 2025.

Menurut Pramono, ketimpangan paling terasa di kawasan Tanjung Priok, di mana warga masih mengandalkan air galon dengan biaya lebih tinggi dibanding pelanggan jaringan pipa. 

“Karena rata-rata mereka membeli galonan dan sebagainya. Dan itu menurut saya enggak boleh terjadi, maka salah satu program prioritas saya adalah menyelesaikan persoalan itu. Mudah-mudahan tahun 2028 akhir atau 2029 selesai,” ungkapnya. 

Dia menilai pembangunan yang sedang dilakukan PAM Jaya menjadi kunci menurunkan biaya air bagi warga di wilayah tersebut. 

“Maka kenapa kemudian PAM Jaya sekarang sedang membangun dan berkonsentrasi di daerah ini,” imbuhnya. 

Lebih jauh, Pramono mengungkapkan, Pemprov DKI juga menyiapkan target pada 2027, cakupan air bersih mencapai 90 persen atau setara dengan 2,3 juta warga yang dapat mengakses air bersih melalui jaringan perpipaan. 

“Di tahun 2027 pas 500 tahun, target saya sih mudah-mudahan sudah mendekati angka 90. Dan kalau itu terjadi maka hampir 2,3 juta pelanggan di Jakarta ini sudah bisa menggunakan air bersih,” tandasnya. 

TAG:
BERITALAINNYA
BERITATERKINI