Pemukim Ilegal Israel Bertopeng Serang Warga Palestina di Tepi Barat
SinPo.id - Para pemukim Israel ilegal bertopeng melemparkan batu dan membakar truk-truk pengangkut susu, lahan pertanian, dan bangunan-bangunan suku Bedouin, di Tepi Barat, Palestina, yang diduduki. Empat orang dilaporkan terluka.
Tentara Israel mengatakan pihaknya bergegas mengirim pasukan ke Beit Lid dan Deir Sharaf setelah puluhan warga sipil Israel bertopeng menyerang warga Palestina dengan memukulnya menggunakan tongkat dan membakar properti.
"Empat tersangka Israel ditangkap dan ditahan untuk diinterogasi," kata pihak kepolisian Israel, dilansir dari CNA, Rabu, 12 November 2025.
Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), para pemukim ilegal tersebut melancarkan setidaknya 264 serangan terhadap warga Palestina pada bulan Oktober. Jumlah itu merupakan yang tertinggi sejak PBB mulai melacak insiden pada tahun 2006.
Seorang pejabat Palestina mengatakan, para pemukim membakar empat truk milik peternakan sapi perah Junaidi, area pertanian, dan rumah-rumah seng serta tenda-tenda milik suku Bedouin, sambil melemparkan batu ke arah warga.
Diketahui, pemerintah Israel secara bertahap telah memperluas permukiman ilegal dengan cepat, untuk memecah-belah wilayah Tepi Barat, Palestina, meskipun PBB dan sejumlah negara internasional mengecam hal itu.
