BKSAP DPR: Kawasan ASEAN Miliki Peran Strategis dalam Perekonomian Global

Laporan: Galuh Ratnatika
Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:10 WIB
Presiden Prabowo menghadiri sesi pleno KTT ke-47 ASEAN di Malaysia (Ashar/Foto: BiroSetpres/SinPo.id)
Presiden Prabowo menghadiri sesi pleno KTT ke-47 ASEAN di Malaysia (Ashar/Foto: BiroSetpres/SinPo.id)

SinPo.id - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Ravindra Airlangga, mengatakan kawasan ASEAN memiliki peran strategis dalam perekonomian global, termasuk menjadi pusat inovasi dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Menurutnya, ASEAN dengan populasi mencapai 692 juta jiwa telah menyumbang 7,3 persen pertumbuhan ekonomi dunia. Bahkan dalam satu dekade terakhir, nilai ekonomi kawasan telah melampaui 4 triliun dolar AS, yang menjadikannya ekonomi keempat terbesar di dunia.

"Faktor seperti digitalisasi, integrasi ekonomi, dan bonus demografi menjadikan ASEAN bukan hanya pasar besar, melainkan juga pusat inovasi dan investasi di kawasan Indo-Pasifik,” kata Ravindra dalam keterangan persnya, dikutip Selasa, 28 Oktober 2025.

Terlebih pada tahun 2030 ASEAN diproyeksikan menjadi penyumbang tenaga kerja terbesar ketiga di dunia, lantaran kawasan ASEAN mampu menjaga stabilitas politik selama lebih dari lima dekade tanpa konflik besar antarnegara.

"Keberagaman ekstrem di ASEAN baik dari sisi budaya, kepercayaan, maupun geografis, justru menjadi kekuatan," ungkapnya.

"Nilai-nilai utama ASEAN seperti pembangunan konsensus, penghormatan terhadap kedaulatan, dan non-intervensi harus terus dijaga sebagai pedoman hubungan antarnegara di tengah dinamika geopolitik global,” kata Ravindra menambahkan.

Oleh sebab itu, Indonesia sebagai penggagas dan penyumbang hampir setengah dari populasi yang juga sepertiga PDB di ASEAN tentunya memiliki peran yang signifikan dalam menentukan langkah bersama di kawasan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI