Lahan Sumber Waras Siap Dibangun RS Internasional untuk Kurangi Warga Berobat ke Luar Negeri

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:42 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI)
Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/Pemprov DKI)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan bersepakat mempercepat pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan eks Sumber Waras, Jakarta Barat. Proyek ini ditargetkan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengurangi jumlah warga Indonesia yang berobat ke luar negeri setiap tahunnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembangunan rumah sakit berkelas global di Jakarta merupakan bagian dari kebijakan nasional meningkatkan kualitas layanan kesehatan domestik. 

“Ide Gubernur DKI untuk membangun RS internasional ini sejalan dengan arahan Presiden agar masyarakat tak perlu ke luar negeri jika sakit,” kata Budi seusai pertemuan dengan Gubernur DKI di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut Budi, proyek ini juga diharapkan mendorong peningkatan kapasitas dokter dan tenaga medis nasional. “Kami bicara soal opsi pembiayaan dan peningkatan kualitas dokter yang akan bertugas di sana. Kami dukung 100 persen agar proyek ini bisa masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional,” tuturnya. 

Sementara itu, Gubernur DKI Pramono Anung menjelaskan, lahan seluas 3,6 hektare di kawasan Sumber Waras telah diselesaikan status hukumnya dan siap dimanfaatkan untuk pembangunan. 

Dia menilai kawasan itu strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional di jantung ibu kota. 

“Tanahnya milik Pemprov DKI dan permasalahannya sudah tuntas, sebagaimana disampaikan oleh KPK dan nanti finalnya oleh BPK,” kata Pramono.

Pramono mengatakan, pembangunan rumah sakit ini akan dilakukan oleh Pemprov DKI dengan dukungan fasilitas medis dari Kementerian Kesehatan. Ia berharap proyek tersebut bisa ditetapkan sebagai PSN agar prosesnya lebih cepat. 

“Kami ingin rumah sakit ini menjadi contoh layanan berkelas dunia. Nantinya, kami juga bangun RS Tipe A di Cakung untuk melengkapi layanan kesehatan di Jakarta,” ungkap dia. 

Selain memperluas akses layanan kesehatan, Pramono menyebut pembangunan RS internasional itu diharapkan ikut memperkuat posisi Jakarta dalam Global City Index. 

“Kalau tenaga medisnya juga bertaraf internasional, maka layanan kesehatan Jakarta akan meningkat dan bisa menjadi daya tarik kota global,” ujar Pramono. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI