BGN Terjunkan 5.000 Chef Latih Petugas SPPG se-Indonesia Agar Lebih Higienis

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:53 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana menerima kedatangan Indonesian Chef Association. (SinPo.id/dok. BGN)
Kepala BGN Dadan Hindayana menerima kedatangan Indonesian Chef Association. (SinPo.id/dok. BGN)

SinPo.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menerjunkan 5.000 juru masak profesional, yang tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA), untuk mendampingi, melatih, mengajarkan cara memasak yang baik, dan higienis, para petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diseluruh tanah air.

"Para Chef yang sudah sangat profesional ini akan kami terjunkan ke berbagai wilayah di Indonesia, mulai hari Senin, 13 Oktober nanti," kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam keterangannya, Sabtu, 11 Oktober 2025. 

Dadan juga merasa senang dan bangga atas komitmen ICA yang mau ikut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Saya sangat mengapresiasi niat baik kawan-kawan, para Chef, yang ingin ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program MBG yang dipercayakan kepada BGN," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum ICA, Chef Susanto, menyambut baik langkah BGN yang telah menginisiasi pembentukan 10.765 SPPG Operasional di seluruh Indonesia (data per 7 Oktober 2025). Di sisi lain, ICA turut prihatin atas terjadinya beberapa insiden keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG. 

"ICA turut berempati, dan berkomitmen untuk memberikan dukungan secara penuh bagi keberlangsungan Program Mulia MBG untuk anak Indonesia," ujar 

Susanto juga menyoroti usul berbagai pihak untuk menghentikan program MBG, bukanlah sebuah solusi. ICA bahkan siap mendukung keberlangsungan dan kelancaran program unggulan pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini. 

"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung keberlangsungan dan kelancaran program MBG," tegasnya. 

ICA merupakan organisasi para chef profesional yang terintegrasi dengan keahlian standar nasional dan internasional. Keanggotaan mereka tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jejaring sangat kuat, berpengalaman dalam menjalankan usaha kuliner berstandar nasional dan internasional yang aman, sehat dan profesional.

Selain menyarankan beberapa alternatif solusi dalam pengelolaan SPPG, ICA lalu menawarkan diri untuk melatih, mendampingi, serta memberikan bimbingan teknis dan sertifikasi kepada SPPG-SPPG di seluruh Indonesia. 

"Melalui kolaborasi yang solid, ICA berharap dapat berperan aktif sebagai mitra strategis sekaligus menjadi salah satu solusi nyata dan berkelanjutan," kata Susanto.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI