Menteri P2MI Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Nasional

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 13 Juni 2025 | 14:34 WIB
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. (SinPo.id/dok. KP2MI)
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding. (SinPo.id/dok. KP2MI)

SinPo.id - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, arah kebijakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan pemerintahan Presiden Prabowo didesain untuk kemakmuran jangka panjang dan berpihak pada kepentingan masyarakat. 

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan ini tidak bisa hanya dilihat sebagai proyek fisik semata, tetapi mampu memberikan efek langsung terhadap kesejahteraan warga negara, termasuk pekerja migran Indonesia. 

"Hari ini saya menghadiri konferensi infrastruktur yang dilakukan oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Agus Harimurti Yudhoyono) yang arahnya adalah bagaimana untuk menentukan infrastruktur yang strategis yang akan mengefektifkan infrastruktur di dalam hal infrastruktur," ujar Karding usai menghadiri Konferensi Infrastruktur Nasional di Jakarta, Jumat, 13 Juni 2025. 

Karding berharap, pembangunan infrastruktur berkelanjutan era Presiden Prabowo dalam menjawab tantangan global ini bisa dioptimalkan dalam aspek pelindungan dan pelayanan bagi para pekerja migran. Seperti penyediaan fasilitas migrasi yang aman, pusat pelatihan terpadu, hingga sistem pendataan yang terintegrasi.

Harapan lainnya, kebijakan infrastruktur nasional menyentuh lebih dalam pembukaan akses ekonomi di daerah-daerah kantong migran. Selain itu,  memperkuat peran pemerintah dalam memberdayakan calon migran sejak pra-keberangkatan hingga kepulangan.

Konferensi Infrastruktur Nasional ini, dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Forum ini menjadi forum penting untuk menyusun arah kebijakan pembangunan infrastruktur nasional yang terarah dan berkelanjutan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI