Israel Lepaskan Tembakan ke Rombongan Diplomat di Jenin, DPR: Ini Pelanggaran Serius

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 26 Mei 2025 | 16:15 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (SinPo.id/EMediaDPR)
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta (SinPo.id/EMediaDPR)

SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, menyebut aksi penembakan pasukan Israel terhadap rombongan diplomat Eropa di Kota Jenin, Tepi Barat, Palestina, sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan bukti nyata arogansi.

“Israel semakin menunjukkan karakter dan sifat aslinya, membabi buta dan tidak mempedulikan manusia dan bangsa lain. Bahkan rombongan diplomat dari Eropa yang berjumlah sekitar 30 orang ditembaki oleh tentara Israel," kata Sukamta, dalam leterangan persnya, Senin, 26 Mei 2025.

Ia menegaskan, tindakan pasukan Israel tersebut akan memicu kemarahan dunia internasional, termasuk negara-negara Barat. Sehingga ia mendesak dunia untuk .emberi tekanan terhadap Israel dengan berbagai cara agar menghentikan aksi-aksi tak berperadaban dan tak berperikemanusiaan.

Terlebih, para diplomat dilindungi oleh hukum internasional, di antaranya Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Pelindungan Konsuler. Ia berpandangan Israel telah melanggar Konvensi tahun 1961 tersebut.

"Bahwa intinya diplomat harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan dan harus diperlakukan dengan hormat,” ungkapnya.

Sementara terkait alasan militer Israel bahwa konvoi diplomatik tersebut telah menyimpang dari rute yang disetujui dan memasuki zona terlarang, Sukamta menegaskan bahwa sesuai dengan Konvensi Wina tersebut, diplomat memiliki kebebasan bergerak.

“Intinya diplomat dijamin pelindungannya untuk bergerak ke lokasi-lokasi yang diperlukan. Bahkan Negara penerima harus menjamin kebebasan bergerak dan bepergian di wilayahnya kepada semua anggota misi diplomatik,” tegasnya.

Diketahui, pasukan Israel menembaki para diplomat dari banyak negar  dalam kunjungan resmi di Kota Jenin, Tepi Barat, Palestina, pada Rabu 21 Mei lalu, untuk menjalankan misi kemanusiaan dengan melihat situasi di sekitar kamp pengungsi.

Berdasarkan rekaman video, insiden menunjukkan tentara Israel melepaskan tembakan ke arah delegasi saat mereka menjauh dari gerbang yang menghalangi jalan. Setidaknya tujuh kali tembakan terdengar dalam rekaman video tersebut. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI