Pemerintah Sebut Operasi Pasar Murah Sukses Kerek Daya Beli Masyarakat

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 03 April 2025 | 09:46 WIB
Ilustrasi pasar sembako murah.(SinPo.id/dok. PemprovJakarta)
Ilustrasi pasar sembako murah.(SinPo.id/dok. PemprovJakarta)

SinPo.id - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menilai, operasi pasar pangan murah yang digelar pemerintah selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2025, terbukti berhasil meningkatkan daya beli masyarakat. Pasar murah tersebut telah dilaksanakan di 3.992 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. 

"Kemarin sudah terlaksana dengan baik, dengan sukses operasi pasar (pangan murah)," kata Dyah dalam keterangan, Kamis, 3 April 2025. 

Dyah menyampaikan, operasi pasar yang digelar pemerintah, bertujuan untuk membantu serta menjaga daya beli masyarakat di tengah bulan puasa dan menjelang perayaan Idulfitri 2025. 

Sebab itu, operasi pasar dilaksanakan di seluruh penjuru Indonesia, supaya distribusi pangan murah sampai ke daerah-daerah yang membutuhkan.

"Langkah-langkah kita itu sebetulnya untuk menaikkan daya beli masyarakat menjelang Idulftri, pas lagi kemarin bulan puasa gitu," paparnya. 

Selain itu, lanjut Dyah, pemantauan harga pangan juga terus dilakukan pemerintah guna memastikan harga tetap kondusif dan tidak ada gejolak yang mengganggu kestabilan pasar. Kemendag juga berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam memantau harga bahan pokok di pasar. 

Apabila terjadi ketidakseimbangan harga, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bapanas untuk mengambil langkah-langkah yang tepat. 

"Kami melakukan pemantauan juga, semuanya kondusif. Selebihnya kalau misalnya ada gejolak di harga, kita akan pantau dan kita akan koordinasi dengan Bapanas juga," tukasnya.