Kakorlantas Polri Sebut 1,9 Juta Kendaraan Telah Keluar Jakarta Selama Mudik Lebaran 2025

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 02 April 2025 | 01:17 WIB
mudik (pixabay)
mudik (pixabay)

SinPo.id -  Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa kendaraan yang keluar dari Jakarta masih tercatat tinggi hingga Selasa 1 April 2025 pagi. Menurut data yang diterima dari Jasa Marga, sekitar 1,9 juta kendaraan telah meninggalkan ibu kota selama masa mudik Lebaran Idulfitri 2025.

“Berdasarkan data yang diterima dari Jasa Marga, realisasi volume lalu lintas kumulatif keluar Jakarta periode H-10 Idul Fitri 21 Maret 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan H+1 1 April 2025 pukul 06.00 WIB, total lalu lintas keluar Jakarta 1.963.152 kendaraan,” kata Kakorlantas, Selasa 1 April 2025.

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta tersebut tercatat meningkat sebesar 25,5% dibandingkan dengan arus lalu lintas pada hari normal. Penghitungan ini melibatkan 4 gate tol utama, yaitu Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa. Jumlah kendaraan yang keluar Jakarta juga lebih tinggi 0,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada mudik Lebaran 2024.

Menurut Jasa Marga, kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama Tol Jakarta-Cikampek tercatat sebanyak 726.565 kendaraan, yang meningkat 139,1% dibandingkan dengan hari normal. Meskipun demikian, jumlah tersebut menurun 0,4% dibandingkan dengan masa mudik 2024.

Di sisi lain, lalu lintas menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak tercatat 491.987 kendaraan, yang lebih rendah 38% dibandingkan dengan mudik Lebaran 2024. Sementara itu, lalu lintas menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 368.924 kendaraan, yang meningkat 3,3% dibandingkan dengan hari normal dan juga lebih tinggi 3,2% dibandingkan dengan mudik Lebaran 2024.

Lalu lintas menuju arah Puncak Bogor melalui GT Ciawi tercatat 375.676 kendaraan, yang lebih rendah 0,3% dibandingkan dengan hari normal, tetapi lebih tinggi 5,7% dibandingkan dengan mudik Lebaran 2024.

Kakorlantas juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada Jumat (28/3), atau H-3 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, dengan tercatatnya 258.000 kendaraan meninggalkan Jakarta. Angka ini 63,1% lebih tinggi dibandingkan dengan hari normal dan 11,6% lebih tinggi dibandingkan dengan masa mudik 2024.

Dengan arus mudik yang terus berlangsung, pihak kepolisian dan instansi terkait akan terus memantau dan mengatur lalu lintas agar seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar.