BNPB Catat Korban Gempa Myanmar Lebih dari 2.600 Jiwa

SinPo.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, hingga saat ini tercatat lebih dari 2.600 korban jiwa akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Myanmar.
"Akibat yang diderita sungguh luar biasa. Per hari ini tercatat yang meninggal sudah di atas 2.600 tetapi yang masih perlu diselamatkan juga masih banyak," kata Suharyanto di Jakarta, Selasa, 1 April 2025.
Suharyanto menyampaikan, banyak korban yang masih bisa diselamatkan dalam bencana. Pemerintah Indonesia akan mengirimkan puluhan personel Satuan Tugas Kemanusiaan untuk membantu para korban.
Dan, tugas evakuasi korban tak mudah, lantaran jaringan komunikasi di beberapa daerah Myanmar terputus.
"Karena di sana diinformasikan bahwa komunikasi juga belum berjalan dengan baik, kemudian juga beberapa daerah listriknya masih padam, tentu saja nanti yang mendukung pelaksanaan tugas tim ini juga sangat terbatas," tambah dia.
Kendati demikian, ia memberi semangat Satgas Kemanusiaan dengan mengingat kembali pengalaman membantu korban gempa di Turki dan Suriah.
Di mana, Satgas bahkan bisa mengevakuasi jenazah meski sudah tidak dalam waktu-waktu emas atau golden time.
"Bahkan walaupun sudah lewat golden time, waktu itu kita memberangkatkan lebih dari seminggu setelah kejadian gempa, masih bisa menemukan 15 jenazah. Nah, saya rasa pengalaman itu menjadi modal yang berharga bagi Bapak Ibu sekalian ketika sekarang melaksanakan tugas ke daerah operasi Myanmar," tukasnya.
PERISTIWA 2 days ago
PERISTIWA 17 hours ago
PERISTIWA 1 day ago
POLITIK 1 day ago
PERISTIWA 2 days ago
PERISTIWA 7 hours ago
PERISTIWA 19 hours ago
PERISTIWA 2 days ago