PDIP: Silaturahmi Megawati dengan Prabowo Tinggal Menunggu Waktu

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 31 Maret 2025 | 16:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (SinPo.id/ Antara)
Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (SinPo.id/ Antara)

SinPo.id - Ketua DPP sekaligus jubir PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan silaturahmi antara Ketua Umum Megawati dengan Presiden Prabowo Subianto hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.

"Dan saya kira silaturahmi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo itu hanya tinggal menunggu waktu saja," kata Basarah di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin, 31 Maret 2025.

Basarah juga menyinggung kehadiran putra Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo,  dalam acara halalbihalal di kediaman Megawati. Dia mengatakan kedatangan Didit menjadi bukti jika hubungan Prabowo dan Megawati terjalin dengan baik.

"Ya, saya kira itu bentuk dari silaturahmi antara keluarga Pak Prabowo dengan keluarga Ibu Mega atau Soekarnoputri. Karena Ibu Mega berulang-ulang mengatakan bahwa hubungan pribadi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo itu sangat baik sejak dulu hingga sekarang. Dan itu dibuktikan dengan silaturahmi Pak Didit hari ini ke kediaman beliau," katanya.

Basarah mengatakan Didit sudah mengenal lama Megawati. Dia berharap hubungan persahabatan keluarga Prabowo dan Megawati terus terjalin baik.

"Mudah-mudahan persahabatan dan persaudaraan antara keluarga Pak Prabowo dan keluarga Ibu Mega akan terus terjadi selama-lamanya," ucapnya.

Sebelumnya, Didit hadir di kediaman Megawati untuk halalbihalal. Namun, Didit tak banyak berkomentar terkait obrolan dengan Megawati dalam halalbihalal tersebut.

Selain Didit, hadir sejumlah kader PDIP di kediaman Megawati. Mereka antara lain Bambang Pacul, Ahmad Basarah, Utut Adianto, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Yasonna Laoly, Samuel Wattimena, Ronny Talapessy, dan Trimedya Panjaitan.

Lalu, Todung Mulya Lubis, Maqdir Ismail, dan TB Hasanuddin. Ada juga Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.