Kecelakaan Bus Rombongan Umrah, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh dengan Otoritas Saudi

Laporan: Galuh Ratnatika
Minggu, 23 Maret 2025 | 10:44 WIB
Sebanyak empat dari enam WNI korban kecelakaan bus jemaah umrah di Saudi satu keluarga. (SinPo.id/Arsip PWNI Kemlu RI)
Sebanyak empat dari enam WNI korban kecelakaan bus jemaah umrah di Saudi satu keluarga. (SinPo.id/Arsip PWNI Kemlu RI)

SinPo.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, mendorong adanya evaluasi menyeluruh serta penguatan kerja sama dengan otoritas Saudi Arabia, terkait dengan kecelakaan bus umrah yang menewaskan enam warga negara Indonesia (WNI).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan untuk meningkatkan mekanisme tanggap darurat bagi para jamaah Indonesia termasuk perlindungan terhadap para jamaah.
 
"Negara harus hadir melindungi warganya, termasuk juga dalam penyelenggaraan haji dan umroh," kata Selly dalam keterangan persnya, dikutip Minggu, 23 Maret 2025.

"Kami akan terus mengawal langkah-langkah evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali, semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," imbuhnya.

Terlebih secara regulasi, perlindungan jamaah telah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 Tentang penyelenggaraan Haji dan Umroh di Indonesia, yang mewajibkan Pemerintah menjamin keselamatan transportasi jamaah.

"Namun dengan adanya kejadian ini menunjukkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap standar keamanan moda transportasi yang digunakan oleh penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umroh," ungkapnya.

Selain itu, kata Selly, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal perawatan korban agar mendapatkan fasilitas medis yang terbaik. Pihaknya bahkan telah meminta KJRI di Jeddah dan Kantor urusan haji untuk memastikan para korban yang berasal dari travel umroh madani alam semesta, dapat dirawat dengan standar yang memadai.

Ia juga menyampaikan ucapan belasungkawanya atas kecelakaan bus yang mengangkut jemaah umrah WNI yang alami kecelakaan di Wadi Qudeid, Arab Saudi.

"Saya mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan bus di Wadi Qudeid Saudi Arabia yang menewaskan 6 WNI dan melukai 14 lainnya. Kami menyampaikan belasungkawa kepada korban, dan berharap mereka diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," tandasnya.