BKSAP DPR Desak Dunia Hentikan Kekejaman Israel Terhadap Palestina

Laporan: Galuh Ratnatika
Rabu, 19 Maret 2025 | 15:53 WIB
Ketua BKSAP Mardani Ali Sera (SinPo.id/Galuh)
Ketua BKSAP Mardani Ali Sera (SinPo.id/Galuh)

SinPo.id - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Mardani Ali Sera, mendesak komunitas global agar melakukan tindakan konkret untuk menghentikan kekejaman Israel terhadap warga Palestina di Gaza.

Pasalnya, disaat warga Gaza kelaparan dan membutuhkan bantuan, pasukan Israel terus melakukan serangan udara secara masif ke Jalur Gaza, hingga menewaskan 429 orang termasuk anak-anak dalam satu hari.

”Sejak dua pekan memblokir akses masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza, menunda-nunda kesepakatan gencatan senjata, Israel malah terus menggenosida warga Gaza. Ini jelas tidak bisa diterima, terkutuk, dan harus segera dihentikan," kata Mardani, dalam keterangan persnya, Rabu, 19 Maret 2025.

"Komunitas internasional terutama Dewan Keamanan PBB harus segera mengambil langkah konkret. Jika hanya dikutuk, dipastikan Israel akan terus melangsungkan aksi brutalnya. Dunia tidak boleh diam seribu bahasa. Sekarang juga harus bertindak," imbuhnya.

Menurutnya, tindakan nyata harus dilakukan karena menyangkut banyak hal. Pertama, nyawa dua jutaan warga Gaza termasuk anak-anak, perempuan, dan juga tawanan Israel.

"Kedua, kredibilitas PBB sebagai wadah penyelesaian masalah warga dunia. Ketiga, ini akan menyulut aksi-aksi unilateral yang berdampak ke kawasan dan global termasuk eskalasi di Laut Merah,” jelasnya.

Oleh karena itu, Mardani mengajak dunia untuk melawan arogansi Amerika Serikat (AS) yang terus membela Israel, dan pihaknya juga akan membawa isu tersebut ke forum parlemen global. Terlebih saat ini AS tengah melakukan perang dagang dengan Eropa dan negara-negara sekutu yang lain.

”Awal April mendatang kami akan menghadiri sidang umum Inter-Parlaimentary Union Uzbekistan. Kami tengah menjajaki dengan negara-negara like minded untuk meloloskan resolusi emergency item untuk menyerukan aksi nyata menghentikan kejahatan Israel,” tandasnya.

BERITALAINNYA