Tingkatkan Layanan Feeder, Pemprov DKI Tambah 205 Unit Bus Listrik

Laporan: Sigit Nuryadin
Rabu, 19 Maret 2025 | 10:44 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/Dok. Pemkot Jakarta Pusat)
Ilustrasi. (SinPo.id/Dok. Pemkot Jakarta Pusat)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menambah 205 unit bus listrik untuk armada Transjakarta pada tahun 2025. Adapun penambahan ini akan menggantikan kendaraan yang sudah melewati masa pakai, sesuai dengan arahan Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta.

Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo menyatakan, fokus utama penambahan bus listrik ini ialah untuk memperbaharui armada yang sudah tua, bukan untuk menambah jumlah bus besar. 

"Bus listrik yang akan ditambah ini hanya menggantikan armada yang telah habis masa pakainya, jadi belum ada penambahan untuk bus besar," kata Syafrin dalam keterangannya dikutip Rabu, 19 Maret 2025.

Selain penambahan bus listrik, kata dia, Pemprov DKI juga berencana menambah armada bus ukuran sedang sebanyak 100 unit pada tahun ini. Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat memperkuat layanan pengumpan (feeder) Transjakarta. 

"Saat ini, bus pengumpan Transjakarta hanya berjumlah sekitar 130 unit dari total kebutuhan 1.518 unit. Dengan penambahan bus ukuran sedang, kami harap cakupan layanan feeder bisa meningkat," ungkap dia. 

Dia pun mengungkapkan, cakupan layanan feeder Transjakarta saat ini baru mencapai 86 persen. Syafrin menyebut, salah satu keluhan yang sering muncul dari masyarakat ialah minimnya ketersediaan bus pengumpan yang dapat menjangkau berbagai wilayah. 

Dia juga menjelaskan, masalah tersebut sebagian besar disebabkan oleh minimnya armada bus ukuran sedang akibat kendala teknis pada operator angkutan umum.

"Dengan penambahan 100 unit bus sedang, diharapkan cakupan layanan dapat meningkat menjadi 90 persen," ujar Sayfrin

"Selain bus sedang, kami juga akan menambah sekitar 300 unit mikrotrans atau JakLingko untuk memperluas jangkauan layanan," tandasnya.