Jelang Ramadan, Pemprov DKI Terus Pantau Ketersediaan Elpiji 3 Kg di Jakarta

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 28 Februari 2025 | 02:36 WIB
Gas Elpiji 3 Kg (SinPo.id/Sigit N)
Gas Elpiji 3 Kg (SinPo.id/Sigit N)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI intensif melakukan pemantauan terhadap pendistribusian dan pendataan gas elpiji 3 kg di tingkat agen dan pangkalan. 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) DKI, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan gas hingga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) seperti Ramadan dan Lebaran.

Dia juga mengungkapkan, bahwa pemantauan tersebut dilakukan bersama PT Pertamina untuk memastikan pasokan gas tetap terjaga. 

“Monitoring ini mencakup lima wilayah kota Jakarta, melibatkan agen dan pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah,” ujar Elisabeth dalam keterangannya, Kamis, 27 Februari 2025.

Menurut dia, gas elpiji 3 kg adalah komoditas penting yang penyalurannya disubsidi pemerintah, sehingga penting untuk memastikan distribusi tepat sasaran, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang berhak mendapatkannya. 

"Dinas PPKUKM DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai operator utama untuk memastikan pasokan di Jakarta mencukupi, dengan jumlah agen sebanyak 269 dan pangkalan sebanyak 5.476," ungkap dia. 

Lebih lanjut, Elisabeth menyebut, pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga elpiji subsidi di tingkat pangkalan tetap sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2015, yang mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET). 

"Untuk wilayah DKI Jakarta, HET elpiji 3 kg di tingkat pangkalan adalah Rp 16.000 per tabung, sementara untuk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, harga berada di kisaran Rp 18.500 hingga Rp 19.500," kata Elisabeth. 

Dia menambahkan bahwa jumlah kuota yang diusulkan mencerminkan kebutuhan gas masyarakat selama HKBN, termasuk untuk bulan Ramadhan dan Idulfitri. 

“Dengan pemantauan ini, kami harap distribusi elpiji dapat berjalan lancar, dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI