Jelang Ramadan dan Idulfitri, Komisi XI DPR RI Soroti Inflasi dan Stabilitas Harga

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 23 Februari 2025 | 03:13 WIB
Pasar (pixabay)
Pasar (pixabay)

SinPo.id -  Inflasi dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri kembali menjadi perhatian utama. Isu ini mengemuka dalam pertemuan Komisi XI DPR RI dengan jajaran Bank Indonesia di Medan, Sumatera Utara, Kamis 20 Februari 2025.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Hanif Dhakiri, menegaskan bahwa kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi menjelang dua momen besar bagi umat Islam tersebut. Oleh karena itu, upaya stabilisasi harga dan pengendalian inflasi menjadi isu strategis yang perlu dibahas.

"Upaya stabilisasi harga, khususnya pangan, dan pengendalian inflasi sangat penting karena sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri, yang biasanya diikuti oleh lonjakan harga bahan pokok," ujar Hanif.

Komisi XI DPR RI menyoroti bagaimana Bank Indonesia merancang strategi kebijakan guna menekan inflasi dan menjaga kestabilan harga. Hanif menegaskan bahwa ketersediaan pangan harus mencukupi dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat.

Di Sumatera Utara, angka inflasi tercatat sebesar 0,07 persen (mtm) dan secara tahunan mencapai 1,78 persen (yoy). Tekanan inflasi terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, seperti cabai merah, bawang merah, cabai rawit, serta wortel.

"Kami ingin mendapatkan informasi mengenai peran Bank Indonesia dalam mengawal pembangunan ekonomi di Sumatera Utara, terutama dalam menjalankan program strategisnya untuk menstabilkan harga dan mengendalikan inflasi di provinsi ini," jelas Hanif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI