Tokoh Agama: Penolakan MBG di Papua Dilakukan Oknum Tak Bertanggung Jawab

Laporan: Firdausi
Minggu, 16 Februari 2025 | 13:35 WIB
Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Kingmi Indonesia di Tanah Papua, Yones Wenda (SinPo.id/istimewa)
Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Kingmi Indonesia di Tanah Papua, Yones Wenda (SinPo.id/istimewa)

SinPo.id - Sekretaris Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Kingmi Indonesia di Tanah Papua, Yones Wenda menegaskan penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua bukanlah representasi seluruh masyarakat Papua, melainkan ada oknum-oknum yang menunggangi hal itu.

"Ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin menolak program ini, tetapi itu bukan suara seluruh masyarakat Papua," kata Yones dalam keterangannya, Minggu, 16 Januari 2025.

Dia juga mengimbau, seluruh masyarakat Papua tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya program ini sangat penting bagi anak-anak Papua untuk meningkatkan gizi dan kesehatan.

“Jika anak-anak kita mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), manfaatnya luar biasa. Gizi mereka akan lebih baik dan mereka akan lebih sehat untuk menjalani pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Karena itu, dia berharap pemerintah tetap melanjutkan program ini demi kesejahteraan generasi muda Papua. Karena program tersebut sangat membantu keluarga Papua yang memiliki keterbatasan ekonomi 

"Kami sebagai tokoh agama, berharap pemerintah tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis demi kebaikan anak-anak kami di Papua,” tegasnya.