Airlangga: Kontribusi UMKM terhadap Ekspor Nasional Capai 15,7 Persen

SinPo.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional Indonesia mencapai sekitar 15,7 persen, dan akan terus ditingkatkan tahun 2025 untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekspor.
Pasalnya, Peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia diperlihatkan dari kontribusinya sebanyak lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), karena menyerap hampir 97 persen tenaga kerja, dan sampai saat ini jumlah UMKM mencapai lebih dari 64 juta unit usaha.
Pemerintah juga akan memberikan subsidi bunga hingga 5 persen bagi kredit investasi yang diambil pelaku UMKM apabila mereka berusaha di sektor padat karya, seperti tekstil maupun garmen, alas kaki, makanan-minuman, furnitur, dan lain-lain.
"Hal ini menjadi kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk ekspor," kata Airlangga, dikutip Jumat 31 Januari 2025.
Sementara target pemerintah adalah memperkuat inklusi keuangan yang menjadi fondasi penting untuk memastikan akses layanan keuangan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Saat ini, tingkat inklusi keuangan mencapai 88,7 persen, dan ini menjadi salah satu prioritas utama dalam RPJPN 2025-2045.
Selain itu, Pemerintah juga memberikan penugasan khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) yang menyediakan kebutuhan modal kerja khusus ekspor, serta memfasilitasi penjaminan dan asuransi.
Selanjutnya juga memberikan fasilitas Kemudahan Impor untuk Tujuan Ekspor (KITE) melalui pembebasan PPN dan PPN impor yang diberikan untuk UMKM tujuan ekspor.
Terdapat juga berbagai program yang dicetuskan Pemerintah seperti Bangga Buatan Indonesia (BBI), PaDi UMKM, dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), yang diharapkan akan mendorong demand side UMKM dalam negeri.
"Setiap tahun minimal kita harapkan ada 20 (UMK) yang bisa graduasi jadi usaha menengah yang tangguh,” tuturnya.
PERISTIWA 2 days ago
PERISTIWA 2 days ago
PERISTIWA 21 hours ago
PERISTIWA 12 hours ago
POLITIK 1 day ago
PERISTIWA 2 days ago
PERISTIWA 1 day ago
PERISTIWA 2 days ago