Kapolri Ingatkan Potensi Polarisasi di Pilkada 2024

Laporan: Firdausi
Jumat, 08 November 2024 | 00:18 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (SinPo.id/Humas Polri)
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (SinPo.id/Humas Polri)

SinPo.id - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan tingginya potensi polarisasi di Pilkada 2024, khusus wilayah dengan paslon tunggal dan 2 paslon. Calon tunggal kepala daerah itu terjadi di 37 daerah dan pasangan dua calon ada di 202 daerah di Indonesia.

"Fenomena-fenomena yang harus kita perhatikan pasangan calon hanya satu. Tolong ini diantisipasi kemudian ada pasangan dua calon di 202 daerah. Ini juga menjadi perhatian kita pasti situasinya akan hangat," kata Sigit kepada wartawan, Kamis, 7 November 2024.

Sigit meminta para anggotanya agar mengantisipasi peristiwa ketidakpuasan dalam hasil pilkada, yang emdingnya bisa memicu terjadinya gesekan antar pendukung.

"Peristiwa ketidakpuasan dalam hasil-hasil dari pilkada tersebut tentunya akan menimbulkan memunculkan mulai dari sengketa sampai dengan kerusuhan karena memang isunya ini terjadi di daerah," ujarnya.

Karena itu, dia memerintahkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk siap mengatasi kejadian tersebut. Mengingat, pilkada kali ini dilakukan secara serentak.

"Tentunya ini membutuhkan kesiapan rekan-rekan dalam hal menghadapi potensi polarisasi yang tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan Pilpres," ujar Sigit.

"Karena ini dilaksanakan serentak tentunya rekan-rekan harus mampu melihat mendalami potensi konflik yang terjadi sehingga kekuatan yang rekan-rekan miliki kita semua siap menghadapi potensi itu," tuturnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI