Habiburokhman Sebut Usulan Semua Parpol Dapat Kursi Pimpinan Bergantung Persetujuan Legislator

Laporan: Juven Martua Sitompul
Rabu, 10 Juli 2024 | 10:11 WIB
Waketum Partai Gerindra Habiburokhman (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Waketum Partai Gerindra Habiburokhman (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyebut usulan agar seluruh fraksi mendapat kursi pimpinan DPR RI bergantung pada persetujuan legislator di Parlemen. Wacana itu bisa direalisasikan jika mayoritas anggota DPR sepakat.

"Kalau sebagian besar anggota DPR setuju ya kita rubah, sebaliknya kalau tidak mendapat persetujuan akan tetap seperti ini," kata Habiburokhman saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024.

Menurut Habiburokhman, usulan penambahan jumlah pimpinan DPR tidak perlu menjadi polemik. Apalagi, kata dia, usulan tersebut hanya mengatur internal anggota DPR bukan untuk mengatur rakyat.

"Intinya sederhana, ini hanya soal kesepakatan model seperti apa yang lebih pas diterapkan. Soal jumlah pimpinan DPR nggak perlu terlalu banyak pro kontra di tingkat publik, karena hahya mengatur anggota DPR, tidak mengatur rakyat banyak secara langsung," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR itu tak mempersoalkan PKS mengusulkan aturan tersebut. Habiburokhman menyarankan agar usulan itu disampaikan sesuai mekanisme, salah satunya mengubah Undang-Undang (UU). 

"Itu hak mereka menyampaikan usulan. Silahkan disampaikan saja dengan mekanisme perubahan UU yang demokratis," tandasnya.

Usulan agar pimpinan DPR diisi oleh semua parpol yang berada di Parlemen itu pertama kali dicetuskan oleh PKS. Wacana itu disampaikan PKS saat bertemu pimpinan MPR beberapa waktu lalu.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamseot) yang memimpin pertemuan itu mengatakan jika pihaknya menerima usulan dari PKS yang menginginkan agar formasi pimpinan DPR RI diisi oleh seluruh perwakilan fraksi partai di Parlemen.

Bamsoet menilai usulan keterwakilan seluruh partai dalam pimpinan DPR memiliki manfaat. Pasalnya, keterwakilan itu membuat komunikasi dengan pimpinan partai politik bisa lebih lancar.

"Saya merasakan manfaat seluruh perwakilan partai politik ada di pimpinan MPR. Kalau DPR bisa meniru, itu sangat baik," kata Bamsoet.sinpo

Komentar: