DPR Terima Surpres RUU TNI, Polri, dan Kementerian Negara

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 08 Juli 2024 | 23:17 WIB
Gedung DPR-MPR RI (SinPo.id/MPR)
Gedung DPR-MPR RI (SinPo.id/MPR)

SinPo.id - Wakil Ketua DPR RI Dasco mengatakan pihaknya telah menerima empat surat presiden (surpres). Keempat surpres itu terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI, RUU Polri, RUU Kementerian Negara, dan RUU Keimigrasian.

"Surpres undang-undang sudah diterima, tetapi DIM-nya (daftar inventarisasi masalah) belum sampai," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024.

Kendati begitu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menyebut pembahasan keempat RUU tersebut akan dilanjutkan sesudah masa reses.

"Jadi, menunggu DIM dari pemerintah. Akan tetapi, kami sebentar lagi reses, tentunya pembahasan nanti pada waktu depan," ujarnya.

Dasco mengatakan pihaknya belum mengetahui sikap pemerintah terhadap empat RUU tersebut. Mengingat DIM belum diterima DPR dari pemerintah.

"Kalau surpresnya sudah, tetapi DIM-nya belum, 'kan kami belum tahu apa yang diubah atau keberatan sama Pemerintah, atau yang dikoreksi begitu," kata dia.

Dia menjelaskan pihaknya melihat asas keadilan meskipun tiga dari empat RUU, yakni TNI, Polri, dan Kementerian Negara, mendapat kritik dari publik.

"Nah yang kami bahas di situ sebenarnya substansi utama adalah masa usia pensiun yang sudah dilakukan terlebih dahulu beberapa tahun yang lalu ketika kami merevisi Undang-Undang Kejaksaan," ujarnya.

"Nah ketika kemudian ada usulan merevisi Undang-Undang TNI dan Polri itu tidak keburu karena terbentur tahapan-tahapan pemilu. Nah ini tahapan pemilunya sudah selesai tentunya kami lanjutkan pembahasannya," kata Dasco.

Sebelumnya, Rapat Paripurna ke-18 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024 menyetujui RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang diajukan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menjadi RUU usul inisiatif DPR RI.

"Apakah dapat disetujui?" kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin jalannya rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024.

Pertanyaan itu lantas dijawab setuju oleh seluruh anggota dewan maupun perwakilan fraksi yang hadir pada Rapat Paripurna DPR RI.

Persetujuan revisi UU Kementerian Negara menjadi RUU usul inisiatif DPR RI tersebut sekaligus bersamaan dengan tiga RUU lainnya, yakni RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, RUU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.sinpo

Komentar: