Disbud Jakarta Gelar Festival Teater Tradisional Tahun 2024

Laporan: Khaerul Anam
Selasa, 25 Juni 2024 | 22:11 WIB
Festival Teater Tradisional (SinPo.id/Beritajakarta)
Festival Teater Tradisional (SinPo.id/Beritajakarta)

SinPo.id - Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Teater Tradisional Tahun 2024 di Gedung Kesenian Miss Tjitjih dan Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat mulai mulai 23 sampai 29 Juni 2024

Festival Teater Tradisi merupakan kegiatan nonkompetisi sebagai upaya mengajak masyarakat mengenal kembali dan menggali berbagai cerita-cerita rakyat yang memiliki nilai kearifan lokal yang dapat membantu mencegah tergerusnya adat dan tradisi di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya membangun budaya melalui pembentukan karakter dan belajar berinteraksi sosial lewat tokoh dalam alur sebuah cerita yang diperankan pada panggung pertunjukan Teater Tradisional.

“Sekaligus mengeratkan komunikasi dengan para sesama insan seni agar terus bersinergi,” ujar Iwan, Selasa, 25 Juni 2024.

Penampilan hari pertama dipentaskan oleh Sanggar Pusaka Joglo dengan judul 'Mati Obor' yang merupakan teater tradisi lenong.

Iwan berharap dengan adanya Festival Teater Tradisional ini dapat memperkenalkan seni teater kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

“Juga untuk mengapresiasi dan meregenerasi seni teater tradisi serta sebagai upaya pelestarian Objek Pemajuan Kebudayaan,” tandasnya.

Adapun sanggar yang akan tampil sebagai berikut:

1. Sanggar Pusaka Joglo "MATI OBOR"

Karya: Pusaka Joglo

Sutradara: Kimung

2. Sanggar Sinar Cempaka "WARISAN MEMBAWA BENCANA”

Karya: Iwan Nawi

Sutradara: Iwan Nawi

3. Sanggar Bale "PANGERAN JAKA SUNDANG”

Karya: Alm Babe Rojali

Sutradara: Jayakandi

4. Pangker Group "BEK TEWAS DI TANGAN PONAKAN”

Karya: H Lukman Satiri

Sutradara: Marhasan

5. Lenong Kontemporer 73 "MAK COMBLANG"

Karya: Saduran Bebas - Nikolai Gogol

Sutradara: Bedjo Soelaktono

6. Perkumpulan Kesenian Miss Tjitjih 1928 "KUNTILANAK SUMUR TUA”

Karya: Imas Darsih

Sutradara: Imas Darsih dan Elly Sunteba

7. Sanggar Litoe "DASAR JODOH"

Karya: Makmuin Hanafi

Sutradara: Makmuin Hanafi

8. Wayang Orang Bharata "RAMA SHINTA”

Karya: Anak Panggung

Sutradara: Sentot Erwin.

9. Teater Alamat "BOE CHIN"

Karya: Budi Yasin Misbach

Sutradara: Budi Yasin Misbach.

10. Sanggar Ipul "PENGKI NAEK KE BULAN”

Karya: Maulana Firdaus

Sutradara: Ajiersinpo

Komentar: