PRABOWO BELA PALESTINA

Pengamat Apresiasi Keberanian Prabowo Bela Palestina di Dunia Internasional

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 13 Juni 2024 | 20:53 WIB
Pengamat Hubungan Internasional, Hikmahanto Juwana (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Pengamat Hubungan Internasional, Hikmahanto Juwana (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Pengamat Hubungan Internasional, Hikmahanto Juwana, mengapresiasi keberanian Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto dalam membela Palestina di hadapan negara-negara besar.

Terlebih beliau berani mengkritik negara-negara yang seolah acuh terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Gaza, dimana pasukan Israel terus menyasar warga sipil yang tak bersalah.

"Saya salut dengan Pak Prabowo waktu KTT di Yordania, beliau kritik negara-negara besar, beliau berani," kata Hikmahanto, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 13 Juni 2024.

Menurutnya, sosok Prabowo bisa menjadi selevel dengan Bung Karno lantaran keberaniannya mengkritik negara-negara besar telah dilihat oleh sejumlah negara lainnya.

"Kalau misalnya dibilang Pak Prabowo ini the next pimpinan yang selevel Bung Karno, oh iya bisa," ungkapnya.

Oleh karena itu ia berharap aksi konkret yang dilakukan Indonesia, dapat mendorong masyarakat Israel yang tidak mendukung pemerintah untuk semakin kuat dan terus berjuang menjatuhkan Perdama Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Sebelumnya, di sela-sela KTT Tanggap Darurat Gaza di Yordania, Prabowo bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Yang Mulia Antony Blinken, untuk mendiskusikan kemitraan strategis yang sedang berlangsung antara kedua negara.

Dalam diskusi tersebut, Blinken menyampaikan apresiasi atas inisiatif Indonesia dalam menyerukan gencatan senjata serta upaya untuk pembebasan para sandera.

"Kami yakin bahwa inisiatif ini akan membawa manfaat bagi warga Palestina dan Israel, serta membantu menciptakan kembali wilayah yang damai dan aman untuk semua," kata Prabowo yang memiliki hubungan baik dengan seluruh pemimpin negara.sinpo

Komentar: