JUKIR LIAR MINIMARKET

FKDM Usul Pemprov DKI Gandeng Minimarket Rekrut Jukir Liar Jadi Satpam

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 15 Mei 2024 | 15:05 WIB
Ilustrasi parkir di minimarket (SinPo.id/ medsos X)
Ilustrasi parkir di minimarket (SinPo.id/ medsos X)

SinPo.id - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta Tobaristani, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggandeng pengelola minimarket untuk merekrut juru parkir liar menjadi petugas keamanan atau satpam secara resmi. Hal ini sebagai solusi  untuk memberantas para jukir liar di minimarket.

"Kami sudah melakukan monitoring, minimarket itu tidak ada tenaga keamanan atau jukir resmi. Kami ingin jukir existing dipekerjakan dan digaji resmi agar parkir di minimarket bisa gratis," kata Toba kepada wartawan, Rabu, 15 Mei 2024. 

Menurut Toba, adanya petugas keamanan sekaligus jukir resmi ini merupakan bagian dari pelayanan kepada konsumen secara maksimal. Dan, kehadirannya juga dapat meminimalisir tindak kejahatan, seperti mencegah perampokan minimarket.

"Saya yakin ini tidak akan membuat rugi perusahaan. Citra perusahaan semakin baik karena ikut mengatasi pengangguran di Jakarta dengan memberikan pekerjaan dan upah layak," tuturnya.

Untuk mewujudkan itu, Toba menyarankan agar Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono dapat meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) untuk memberikan pelatihan kepada para jukir tersebut. Harapannya, supaya mereka mempunyai pengetahuan dasar ihwal pengamanan.

"Disnaker itu kan ada pelatihan satpam. Kemudian, saat nanti mereka sudah bertugas atau bekerja, pengelola minimarket bisa berkoordinasi dengan polsek setempat untuk melakukan monitoring," ucapnya.

Kendati demikian, Toba mengingatkan agar pengelola minimarket memberikan prioritas mempekerjakan warga setempat.

Khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga dan berasal dari warga tidak mampu.

"Jangan sampai nanti yang direkrut atau dipekerjakan bukan warga setempat. Apalagi dari luar Jakarta. Peluang ini harus bisa dimaksimalkan untuk mengurangi angka pengangguran di Jakarta. Bahkan, personel FKDM yang ada hingga tingkat kelurahan juga siap membantu sambungnya," tukasnya.sinpo

Komentar: