Israel Serang Kamp Pengungsi, Delapan Anak Tewas, Satu Diantaranya Bayi

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 06 November 2023 | 12:07 WIB
Lokasi kamp pengungsi Gaza yang diserang Israel (Sinpo.id/AP)
Lokasi kamp pengungsi Gaza yang diserang Israel (Sinpo.id/AP)

SinPo.id -  Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, pesawat-pesawat tempur Israel menyerang dua kamp pengungsi di Gaza tengah pada hari Minggu 5 November 2023.

Salah satunya adalah kamp pengungsi Maghazi. Serangan itu menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 34 orang lainnya.

Seorang reporter AP di rumah sakit terdekat melaporkan, delapan anak tewas, termasuk seorang bayi, yang jenazahnya dibawa ke rumah sakit setelah serangan tersebut. Kemudian seorang anak yang masih hidup dibawa ke koridor rumah sakit dengan pakaiannya tertutup debu, dan ekspresi terkejut di wajahnya.

“Itu benar-benar pembantaian,” kata seorang penduduk bernama Arafat Abu Mashaia, yang tinggal di kamp tersebut. Dilansir dari VoA, Senin 6 November 2023.

Kemudian serangan udara lainnya menghantam sebuah bangunan di kamp pengungsi Bureji di Gaza tengah, yang menampung sekitar 46 ribu orang. Staf di Rumah Sakit Al-Aqsa mengatakan kepada AP bahwa sedikitnya 13 orang tewas dalam serangan tersebut.

Israel mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan serangannya untuk menghancurkan Hamas di wilayah tersebut, meskipun Amerika Serikat (AS) meminta jeda singkat untuk memberikan bantuan kepada warga sipil yang membutuhkan di Gaza.

Di Gaza utara, sebagian besar lingkungan pemukiman telah rata dengan tanah akibat serangan udara Israel. Kantor urusan kemanusiaan PBB mengatakan lebih dari separuh penduduk yang tersisa, diperkirakan berjumlah sekitar 300 ribu orang, dan mereka berlindung di fasilitas yang dikelola PBB.

Sementara di Tepi Barat yang diduduki, setidaknya dua warga Palestina ditembak mati dalam serangan penangkapan Israel di Abu Dis, yang berada tepat di luar Yerusalem. Sehingga menambah jumlah korban tewas di Tepi Barat menjadi 150 orang sejak Israel melancarkan serangan di Gaza.
sinpo

Komentar: