Legislator PDIP Minta Pemprov DKI Tidak Sepotong-Potong Tangani Polusi Udara Jakarta

Laporan: Khaerul Anam
Jumat, 08 September 2023 | 17:48 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. (SinPo.id/Dok. DPRD DKI Jakarta)
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. (SinPo.id/Dok. DPRD DKI Jakarta)

SinPo.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak setengah-setengah dalam menangani polusi udara di Ibu Kota.

Gembong meminta jajaran Pemprov DKI berpikir jernih dalam mengatasi kualitas udara Jakarta yang saat ini dalam kondisi tidak sehat, agar penanganannya tidak sepotong-potong.

"Pemprov jangan gagap dalam menghadapi situasi dan kondisi polusi udara Jakarta yang sangat buruk, tetapi kita harus berpikir jernih bagaimana untuk kita bisa mengatasi kualitas udara Jakarta lebih baik tapi sifatnya bukan parsial, bukan sepotong-sepotong," kata Gembong dalam keterangannya yang diterima, Jumat 8 September 2023.

Gembong menyebut masalah polusi udara harus ditangani secara bertahap, serta diterapkan secara permanen. Hal tersebut dapat dimulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI terlebih dahulu.

"Ketika kita bicara bersifat permanen, maka cakupan yang paling mudah bisa kita gerakkan siapa berdasarkan kewenangan yang kita miliki? Yaitu ASN Provinsi DKI Jakarta," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, ASN berada di bawah gubernur langsung, sehingga berbagai imbauan yang telah disampaikan seharusnya dimulai dari ASN DKI terlebih dahulu. Salah satunya yaitu peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Itu akan jauh lebih baik dan bersifat permanen dibandingkan suruh jalan kaki. Itu kan hal-hal yang menurut saya baik, tetapi sulit dilaksanakan. Tetapi kalau kalau dianjurkan untuk menggunakan kendaraan umum, saya yakin itu mudah dilaksanakan," paparnya.

Lebih lanjut, Gembong menyebut, setelah aturan permanen diterapkan, kemudian tinggal kemauan dan pengawasan dari Pemprov DKI Jakarta terhadap seluruh ASN DKI untuk sama-sama menggunakan kendaraan umum.

"Kalau itu bisa dilakukan secara renteng ke bawah, saya yakin ini akan jauh lebih efektif," tandasnya.sinpo

Komentar: