PKB Janji Gratiskan BBM, PPP: Beban APBN Sudah Berat

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 05 September 2023 | 18:21 WIB
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) (SinPo.id/ Galuh Ratnatika)

SinPo.id - PPP mengingatkan PKB untuk bersikap rasional dalam mengumbar janji kampanye kepada publik. Partai besutan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) itu diminta melihat realitas sebelum menjanjikan sesuatu kepada rakyat.

Ini disampaikan PPP menanggapi janji kampanye PKB yang bakal menggratiskan BBM jika Cak Imin menang di Pilpres 2024. PPP menegaskan janji itu sulit terealisasi mengingat beban APBN saat ini sudah berat.

"Ya namanya janji boleh-boleh saja, ya, tetapi masalahnya untuk subsidi BBM khusus itu kan agak berat. Karena hari ini saja subsidi BBM sudah berat APBN kita," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi (Awiek) kepada wartawan, Jakarta, Selasa, 5 September 2023.

Awiek menilai kebijakan subsidi BBM khusus untuk sepeda motor dan angkutan umum cukup berat direalisasikan lantaran memengaruhi APBN. Namun, dia menilai wajar jika janji itu disampaikan dalam rangka pesta demokrasi 2024.

"Apalagi masih ada subsidi lagi, BBM khusus, gitu. Tapi namanya janji-janji politik, ya biasa aja," kata dia.

Sebelumnya, video elite Syaiful Huda beredar di media sosial. Dengan kemeja putih dan berpeci, Huda berteriak menyampaikan kebijakan apabila Cak Imin menang di 2024.

"Kalau Gus Muhaimin dan PKB menang, semua yang punya sepeda motor, BBM yang kita subsidi, gratis, tanpa biaya. Gus Muhaimin memberikan program, siapa pun yang hamil yang ada di bumi Indonesia ini, akan diberikan tunjangan selama hamil," ujar Huda dalam video itu.

Syaiful Huda kemudian memberikan penjelasan terkait janji BBM itu. Huda menyebut subsidi BBM masih mengalami kebocoran ke korporasi. Dia berharap dapat menutup kebocoran itu agar secara khusus dapat diperuntukkan pada masyarakat pemilik sepeda motor.

"Kita bayangkan kebocoran ini bisa kita tutup dengan cara ditambahkan segmented untuk, misalnya, para pemilik sepeda motor dan angkutan umum," kata dia.sinpo

Komentar: