Legislator Demokrat Usul SIM Berlaku Seumur Hidup

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 06 Juli 2023 | 16:57 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman (SinPo.id/ Parlementaria)
Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman (SinPo.id/ Parlementaria)

SinPo.id - Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman meminta Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengevaluasi masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM). Dia ingin SIM berlaku seumur hidup.

Ini disampaikan Benny dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen pol Firman Shantyabudi pada Rabu, 5 Juli 2023.

"Saya senang SIM bukan bagian dari PNBP, bagian pelayanan, tapi kalau itu bagian pelayanan mestinya tidak boleh ada lagi masa berlakunya SIM, harus seumur hidup," kata Benny kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 6 Juli 2023.

Benny khawatir perpanjanan SIM justru hanya dijadikan alat menghasilkan uang. Apalagi, jika SIM masuk dalam pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"Kalau setiap lima tahun ya itu kan alat cari duit, jadi kalo bapak konsisten saya dukung hapus itu, SIM satu kali saja ujian, itu kalau mau benar," kata dia.

Menurut dia, usulan pemberlakukan SIM seumur hidup merupakan upaya menerapkan sistem yang bersih. "Tapi kalau mau cawe-cawe, polisi mau cawe cawe di SIM itu caranya, perpanjang SIM. Cabut itu perpanjang sim, satu kali dikasih seumur hidup," kata dia.

Kendati begitu, Benny menyarankan adanya tes dengan panduan yang benar dan baik untuk uji kelayakan pembuatan SIM di awal. Dia menilai upaya itu harus dilakukan demi menjamin kelayakan seseorang mendapatkan SIM.

"Tapi kontrolnya adalah ujian tadi, kecuali yang mau ditingkatkan SIM A ke SIM C atau SIM B atau apalagi namanya itu silakan ujian, soal SIM," kata dia.

Benny juga mendesak Kakorlantas untuk bisa menyampaikan audit atau data terkait dengan permohonan SIM. Menurut dia, data itu penting mengetahui perihal pemasukan PNBP tahunan dari sektor SIM.

"Bapak Kakorlantas juga harus jelaskan kepada kami berapa yang lulus ujian SIM setiap tahunnya, berapa perpanjangan setiap tahunnya. Saya takut gak punya data, atau datanya tidak akurat, sehingga PNBP ini jangankan 7 triliun mungkin 3 kali lipat, saya punya hak untuk curiga jumlahnya jauh lebih banyak, kecuali bapak menunjukkan kepada saya auditnya mana," kata Benny.sinpo

Komentar: