ANAK PERWIRA POLRI PELAKU PENGANIAYAAN

DPR Minta Polri Pertimbangkan Pecat AKBP Achiruddin Hasibuan

Laporan: Tri Setyo Nugroho
Minggu, 30 April 2023 | 01:18 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (SinPo.id/ Ashar)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (SinPo.id/ Ashar)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Propam Polri perlu mempertimbangkan penjatuhan sanksi terberat, yakni Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap AKPB Achiruddin. Pasalnya, Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut itu terlibat penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya terhadap seorang mahasiswa berinisial KA.

Menurut Sahroni, AKBP Achiruddin terlibat karena diduga ikut campur dalam kasus tersebut. Sehingga kasus yang menyeret nama anaknya itu sempat terhenti empat bulan sejak kejadian pada Desember 2022.

"Saya yakin pasti ada dugaan campur tangan dari AKBP Achiruddin sehingga kasus penganiayaan oleh anaknya ini sempat mandek sampai 4 bulan. Sang ayah jelas terlibat," ucap Sahroni, dikutip dari Parlementaria, Sabtu, 29 April 2023

Sahroni menilai pertimbangan PTDH itu untuk menjaga agar kepercayaan Polri yang sedang meningkat. Sehingga kepercayaan masyarakat ke institusi Tribrata tidak kembali merosot.

"Saya minta Propam Polri pertimbangkan untuk berikan sanksi terberat berupa PTDH. Jangan sampai karena kasus oknum arogan dan tidak tahu batasan seperti ini, kepercayaan publik kepada Polri yang tadinya terus meningkat, malah kembali merosot," katanya.

Politisi Fraksi Partai Nasdem ini juga meminta Polda Sumatra Utara mengusut dugaan keterlibatan AKBP Achiruddin di kasus tersebut.

Sebelumnya, video seorang mahasiswa bernama Ken Admiral yang dianiaya oleh Aditya Hasibuan (AH) anak dari perwira polisi Polda Sumut AKBP AH viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban dipukuli ditendang hingga kepalanya berulangkali dibenturkan ke aspal. Peristiwa itu terjadi pada Rabu 21 Desember 2022 sekitar pukul 22.00 WIB. Buntut kejadian itu, AH telah ditetapkan sebagai tersangka.sinpo

Komentar: