Dewan Pers SinPo

Bagimana tertjiptanja toelisan Arab

Laporan: Sinpo
Jumat, 09 September 2022 | 13:33 WIB
Koran Sin Po 9 September 1933 (SinPo.Id/Monash University)
Koran Sin Po 9 September 1933 (SinPo.Id/Monash University)

SinPo.id -  Koran Sin Po 9 September 1933 melaporkan sejarah aksara Arab. Dalam laporannya, koran Sin Po menulis Riwayat ilmu tulisan seoarang tokoh timur tengah Bernama Beshr bin Abdocimalek Al-Kendi.

“Ia dapet peladjarken itoe dari bangsa Anbaar jang kamoedian, ia ad j arken pada bangsa Qoereisj, dan djoega ada dikata bahoea orang Arab peladjarken toelisan Nepto dari Houran dan toelisan Kuffi dari Irac,” tulis laporan itu

Berhoeboeng dengen timboelnja saroepa hoeroef Arab baroe di Egypte jang dikasi nama „Hoeroef attadj”,maka disini kita rasa ada baeknja boeat toelis sedikit tentang moelai timboelnja toelisan Arab.

Dalem kalangan bangsa Arab di djeman doeloe kala itoe hoeroef-hoeroef tida terkenal sama sekali di antara iaorang,, hingga pada abad jang kasatoe sabelonnja dating Islam, kema orang Arab pada waktoe itoe di dalem keadahan jang tida teratoer tambaii lagi selaloe iaorang perang, merampok, membegal enz., tetapi ada djoega sebagian dari Arab Hedjaz jang biasa mengoembara ka Iraq dain Syrie dapet mempeladjarin toelisan Nepto, Hebrew dan Syriac.

Dengen ini hoeroef iaorang toelis omongan Arab, jang kamoedian timboel dari hoeroef Nepto saroepa hoeroef jang dinamaken dalem bahasa Arab hoeroef Noschi, tian dari toelisan Syriac timboel toelisan Kuffi.

Sebagimana ada terseboet dalem riwajat, bahoea pertama jang berladjar ilmoe toelisan. jalah Beshr bin Abdocimalek Al-Kendi, ia dapet peladjarken itoe dari bangsa Anbaar jang kamoedian, ia ad j arken pada bangsa Qoereisj, dan djoega ada dikata bahoea orang Arab peladjarken toelisan Nepto dari Houran dan toelisan Kuffi dari Irac.

Tatkala Islam dateng djoestroe toelisan soeda terkenal di Hedjaz, tetapi tida begitoe tersiar loeas, dan jang mengarti toelis tjoema ada bebrapa orang sadja seperti Al-imam Sayidina Ali dan Sayidina Oemar dan djoega Jazid dan laen orang lagi.

Di masa itoe, toelisan ada bertjabang mendjadi ampat bagian, jang masing-masing terbagi satoe dari jang- laen, jaitoe dengen oesahan ja satoe penoelis nama Qotbah, kamoedian sasoeda ia ini dating Addahhak bin Adjlan.

Dan di waktoe karadjahan. Al-Ma’moen,penoelis-penoelis pada berlomba boeat membagoesken toelisan dan atoeran-atoerannja, maka dari itoe ilmoe toelisan bertambah madjoe serta dipeladjarken oleh kabanjakan orang.

Di masa Ibn Moqlah, saorang achli toelisan, ia adaken banjak tambahan jang membagoesken toelisan Kuffi hingga, ia terkenal sebagi penoelis jang paling bagoes. berbareng dengen itoe banjak djoega orang jang tersohor dengen iapoenja toelisan bagoes. Iaorang terbitken bebrapa boekoe dan toelis boekan sedikit soerat serta koetib bebrapa banjak wet enz.

 sinpo

Komentar: