Dewan Pers SinPo

Rocky Gerung: Pak Kapolri, Apa Betul Struktur  "Kekaisaran Sambo dan Konsorsiun 303" Datang dari Polri?

Laporan: Tri Bowo Santoso
Kamis, 18 Agustus 2022 | 16:15 WIB
Akademisi, Rocky Gerung.Foto: Istimewa
Akademisi, Rocky Gerung.Foto: Istimewa

SinPo.id -  Struktur "Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303" yang viral di media sosial ditengarai bersumber dari pihak Kepolisian sendiri yang terlibat  perkelahian antar faksi di tubuh Polri. Hal itu menjadi beban baru bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Demikian disampaikan akademisi, Rocky Gerung dalam perbincangannya dengan wartawan senior Hersubeno Arief dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Serem! Beredar Grafik Lengkap Kekaisaran Dunia Gelap Ferdy Sambo" pada Kamis, 18 Agustus 2022.

"Dari mana peta itu? Apakah peta itu memang pernah ada, atau sekarang setelah Sambo mulai melemah pengaruhnya, lalu peta itu dimunculkan. Kan ini intinya," tukas Rocky.

Rocky berpendapat, munculnya grafik tersebut menjadi beban baru bagi Kapolri Jenderal Sigit. Karena, di satu sisi, Kapolri harus mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di sisi lain harus mengungkap juga temuan baru kali ini.

"Itu yang mesti di-clear-kan itu. Kalau dia dilengketkan sekarang, seolah-olah itu bikin dua beban pada Pak Sigit. Harus menyelesaikan kriminalnya, juga harus menjelaskan apa betul peta ini datang dari kepolisian sendiri, atau datang dari perkelahian di antara faksi di dalam kepolisian," kata Rocky.

Bahkan, sambung Rocky, banyak publik yang menilai agar satu Markas Besar (Mabes) Polri direformasi. Apalagi, banyak nama-nama pejabat Polri lainnya yang ada di grafik tersebut.

"Supaya dia bahaya itu tidak meledak menjadi intrik berkepanjangan, ya Pak Sigit sebagai Kapolri harus tampil ke publik dan betul-betul menerangkan apa fungsi dari beredarnya grafik itu yang disebut kekaisaran Sambo atau apa itu," tandas Rocky.sinpo

Komentar:
BONGKAR
Aplikasi Sinpo
POJOK SINPO
"Prabowo Harus Jadi Presiden"
"Mas Bowo harus jadi presiden, kali ini harus jadi dan harus menang."
Mantan Danjen Kopassus, Jenderal (Purn) Subagyo HS
BERITATERPOPULER