Indonesia dan Timor-Leste Sepakat Tingkatkan Nilai Perdagangan

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 19 Juli 2022 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyambut Presiden Republik Demokratik Timor-Leste Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: Istimewa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyambut Presiden Republik Demokratik Timor-Leste Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Foto: Istimewa

SinPo.id - Indonesia dan Timor-Leste sepakat untuk terus meningkatkan nilai perdagangan sejalan dengan hubungan baik yang terjalin antara kedua negara.

Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Demokratik Timor-Leste Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Kita sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dua negara. Dengan melihat tren perkembangan hubungan perdagangan yang terus positif, saya yakin perdagangan dua negara bisa terus ditingkatkan,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama Jose Ramos-Horta, Selasa, 19 Juli 2022.

Jokowi mengatakan dalam pertemuan kedua pemimpin, pembahasan mengenai kerja sama ekonomi menjadi fokus.

Selain perdagangan, Jokowi juga menyatakan komitmen BUMN dan perusahaan-perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor-Leste, termasuk di bidang infrastruktur.

Presiden Jokowi juga mendorong kedua negara segera menyelesaikan perjanjian bilateral investasi atau bilateral investment treaty. Ia menyebut nilai investasi Indonesia di Timor Leste sebesar 818 juta dolar AS untuk sektor perbankan, migas, dan telekomunikasi.

“Selain kerja sama ekonomi, kita juga membahas isu terkait penyelesaian negosiasi perbatasan dan saya menekankan pentingnya kedua negara untuk segera menyelesaikan dua segmen perbatasan darat yang tersisa,” ujar Jokowi.

Dalam pertemuan bilateral pemimpin Indonesia dan Timor-Leste di Bogor, Selasa, turut ditandatangani empat nota kesepahaman yakni kerja sama bidang pertanian, pergerakan lintas batas bus, standardisasi dan metrologi, serta kerja sama teknis dalam bidang perdagangan.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI