Dewan Pers SinPo

Pengamat: Mereplika Semangat Pebulutangkis Bilqis Prasista Hadapi Pilpres, Puan Akan Jadi Primadona PDIP

Laporan: Wawan
Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:58 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani/Repro
Ketua DPR RI, Puan Maharani/Repro

SinPo.id -  Langkah  Ketua DPR RI Puan Maharani memuji kemenangan pebulutangkis  Bilqis Prasista dari peringkat 1 dunia Akane Yamaguchi dinilai memiliki muatan politik.

Puan ingin menyampaikan pada publik bahwa meski dirinya elektabilitasnya ada di bawah, masih berpeluang besar memenangkan perebutan di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Analisa itudisampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (OPI) Dedi Kurnia Syah.

Dedi mengurai, pernyataan tentang kerja keras yang diutarakan Puan terkait sosok Bilqis memberi makna Puan ingin mereplika semangat atlet bulutangkis putri itu dalam menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Pernyataan Ketua DPR Puan Maharani yang mengapresiasi kemenangan atlet bulu tangkis Bilqis Prasista atas pebulu tangkis rangking 1 dunia Akane Yamaguchi sebagai upaya untuk meningkatkan elektabilitas jelang Pilpres 2024 mendatang.

Lanjut Dedi, pesan kerja keras bisa mengalahkan peringkat di atas kertas yang disampaikan bermuatan pesan politik.

Meski pesan itu sudah banyak dipahami oleh banyak orang, secara politik Puan ingin menyampaikan bahwa Bilqis menjadi motivasi dalam menghadapai Pilpres 2024.

"Saya kira kalau dikaitkan dengan momentum Puan Maharani ada nuasna politiknya, Salah satunya motivasi dalam menghadapi Pilpres 2024," demikian kata Dedi.

Analisa lain kata Dedi, manuver politik pernyataan Puan itu terkait erat dengan misi memperbaiki reputasinya. Target dari manuver itu adalah meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya.

Pandangan Dedi, sikap Puan yang akhir-akhir ini mengambil posisi berpihak kepada masyarakat, bisa jadi akan berdampak pada peningkatan elektabilitas. Apalagi, jika dibandingkan dengan partai politik lain, Puan satu-satunya perempuan yang memiliki kekuasaan dan akses untuk mengusung dirinya yakni PDIP.

"Di Golkar tidak ada, Gerindra, Nasdem, Demokrat, hanya PDIP, hanya Puan yang menonjol," ujar Dedi.

"Bukan tidak mungking dalam setahun kedepan putri Megawati Soekarnoputri itu akan menjadi primadona di PDIP," sambungya.

Walau begitu, Dedi menekankan bahwa Puan harus benar-benar kerja keras dalam menunjukkan sikap keberpihakannya pada rakyat.

"Dengan ritme kerja yang disiplin begitu, upaya promosi politik yang dilakukan Puan, bukan mustahil Puan akan menjadi primadona PDIP," demikian Dedi.sinpo

Komentar: