Jasa Konsultan Politik Jadi Ladang Cuan Menggiurkan Jelang Pemilu 2024,

Laporan: Farez
Jumat, 13 Mei 2022 | 15:29 WIB
Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

SinPo.id - Kontestasi Pemilihan Umum Presiden tahun 2024 sudah di depan mata. Kendati wacana penundaan pemilu terus bergulir, namun nyatanya sejumlah lembaga survey terus aktif merilis mama-nama yang kerap kali masuk dalam bursa Calon Presiden Republik Indonesia.

Figur yang masih menjadi “top of mind” antara lain Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPR RI Puan Maharani, hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Munculnya nama para tokoh-tokoh tersebut dalam bursa Capres membuat kontestasi Pilpres 2024 terasa semakin dekat.

Bisnis konsultan politik pun ladang cuan potensial di tahun pemilu tersebut, karena di tahun yang sama pemilu legislatif dan pilkada juga akan diselenggarakan secara serentak oleh KPU RI.

Di Indonesia konsultan politik umumnya merupakan Lembaga Survey yang berdiri pasca pemilu 1999.

Beberapa di antaranya seperti Lembaga Survey Indonesia, Lingkaran Survey Indonesia, Poltracking, PolMark, Vox Indonesia, Charta Politika hingga Indikator Politik. Pada pemilu serentak di tahun 2024 Indonesia menghadapi fenomena yang sedikit berbeda.

Bonus demografi membuat pemilih akan dikuasai oleh generasi millennial dan generasi Z dimana jumlah mereka bisa mencapai 35-40 persen dari total DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Hal ini tentu membuat kampanye kreatif menjadi alternatif kampanye yang diharapkan dapat memikat hati pemilih khususnya dari kalangan Millenial dan Gen Z.

Kebutuhan akan kampanye kreatif dan narasi politik yang mudah dipenetrasikan dengan voters millennial dan Gen Z membuat Ethical Politics salah satu Konsultan Politik Digital pertama di Indonesia  yang berdiri sejak Februari 2018 lalu memutuskan untuk fokus ke layanan kampanye kreatif.

Kampanye kreatif yang menjadi fokus layanan Ethical Politics ialah konten video baik iklan politik, maupun social movement atau aktivasi gerakan sosial, hingga pembuatan jingle untuk pemilihan umum juga event-event politik.

Hal ini sejalan dengan spirit voters yang diyakini banyak dipengaruhi oleh apa yang ada di media sosial.

“Kami melihat digitalisasi yang tumbuh pesat di Indonesia dibarengi dengan demografi menjadi blue ocean yang belum banyak dimainkan oleh konsultan politik sebelumnya” ujar Direktur Eksekutif Ethical Politics Hasyibulloh Mulyawan dalam keterangannya di Jakart, Jumat (13/5).

Ia menambahkan bahwa porsi DPT yang dikuasai oleh generasi millennial dan Z membuat konten kampanye harus lebih kreatif dan sederhana namun berisi tanpa mengurangi esensi atau makna peran politik yang ingin disampaikan oleh kandidat.

“Justru dengan adanya bonus demografi millennial dan Gen Z, sudah saatnya kita beradu gagasan dan kreatifitas untuk dapat mengemas pesan politik dan kampanye agar dapat diterima publik,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, jasa konsultan politik berkisar di atas Rp100 Juta hingga miliaran rupiah.

Itu bergantung pada skup pekerjaan konsultan politik tersebut, apakah hanya menangani survey, pendampingan debat kandidat, hingga terjun bersama tim sukses kandidat untuk melakukan lobi-lobi politik.sinpo

Komentar: