Jawaban Polos Siswa SMP Dicegat Ikut Demo 21 April: Gak Tahu Tuntutanya, Datang Aja...!!
SinPo.id - Polisi mengamankan setidaknya sebanyak tujuh anak di bawah umur asal Bekasi, Jawa Barat di sekitaran area Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat pada Kamis (21/4).
Mereka diduga akan mengikuti aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI). Saat digiring polisi, salah satu anak mengaku masih duduk di bangku kelas satu SMP.
Ia mengaku sengaja bolos sekolah. Anak tersebut juga mengatakan mendapatkan informasi adanya untuk rasa dari rekanya.
"Ya dateng aja namanya dikasih info sama teman. Enggak tahu (tuntutanya)," ucap bocah polos itu.
Disisi lain, Polres Metro Tangerang Kota menyisir jalanan di dalam kota, termasuk akan datang ke sekolah-sekolah untuk mencegah pelajar ikutan demo ke Jakarta.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin mengatakan, pelajar di Kota Tangerang dilarang untuk mengikuti aksi demonstrasi tersebut. Ia pun memastikan mengerahkan personel untuk patroli di dalam kota.
“Kita kan tambah personel-personel yang akan mobile patroli di dalam kota," katanya, Kamis (21/4).
Pencegahan ini dilakukan berdasar dari pengalaman saat mencegah pelajar di Kota Tangerang ikut aksi demo pada 1 April 2022 lalu.
"Kemarin banyak yang terjaring pada saat mereka sedang berkumpul sembari menunggu temannya, melihat-lihat situasi, nah ini yang kita sisir," paparnya.
Selanjutnya Polres Metro Tangerang Kota bakal mendirikan delapan posko penyekatan di wilayah hukumnya untuk mengantisipasi aksi demo 21 April.
Empat posko didirikan di daerah perbatasan Kota Tangerang dan Jakarta dan empat sisanya didirikan di stasiun kereta.

