Maluku Utara Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi Di Ranking Tiga Besar Selama 2021

  • Laporan:

SinPo.id - Maluku Utara berhasil mempertahankan ranking di urutan tiga besar dalam hal pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Perwakilan Bank Indonesai (BI) Maluku Utara mencatat bahwa selama 2021 pada kuartal satu hingga kuartal tiga, posisi tersebut bisa dipertahankan oleh Maluku Utara. Kondisi ini diharapkan mampu terus dipertahankan dan dapat meningkat di masa yang akan datang.

Deputi Kepala Perwakilan Ternate Hario Kartiko Pamungkas menyatakan bahwa Maluku Utara juga memiliki tingkat inflasi yang rendah dan stabil sepanjang tahun 2021. hal ini tak lepas dari koordinasi yang baik dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Seluruh Malut.

"BI tentunya telah menjalankan fungsi advisory bagi pemerintah daerah, baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun pengendalian inflasi di daerah," ujarnya,  dilansir dari Antara, Kamis (25/111).

Kondisi tersebut juga dimungkinkan dengan adanya Kerja sama Antar Daerah (KAD) antara Provinsi Malut dengan Provinsi Jawa Timur, serta Provinsi Malut dengan Provinsi Sulawesi Utara. Kerja sama ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi, khususnya dalam memastikan ketersediaan pasokan komoditas volatile food antara lain ikan dan ayam.

Selain itu, pertumbuhan jumlah merchant pengguna QRIS di Maluku Utara telah mencapai angka 198 persen. Angka tersebut merupakan jumlah pertumbuhan tertinggi dalam program QRIS 12 juta merchant secara nasional.

TPID Provinsi Maluku Utara berhasil masuk sebagai nominasi TPID terbaik se-Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua). BI juga berhasil meningkatkan produktivitas UMKM binaan klaster ketahanan pangan, serta berhasil meningkatkan jumlah UMKM mitra sebanyak delapan UMKM.

BI senantiasa mendorong digitalisasi UMKM antara lain melalui event Torang Go Digital dan Pesona Kie Raha. Selama 2021, BI terus mengembangkan UMKM di Provinsi Maluku Utara dengan melakukan berbagai pelatihan maupun expo seperti Festival Ekonomi Syariah (Feksyar), Karya Kreatif Indonesia (KKI), dan event nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI).

"Kami juga memberikan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dengan total sebesar RP4,6 miliar di 2021 dari mulai beasiswa, kepedulian sosial, sampai pengembangan UMKM di Provinsi Malut," tambahnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar