Cina Kirim 2,600 Ton Kebutuhan Pokok Untuk Warga Afghanistan

  • Laporan:

SinPo.id - Sebuah kereta kargo khusus yang mengangkut lebih dari 1.000 ton bahan-bahan bantuan kemanusiaan dan kebutuhan sehari-hari yang disumbangkan oleh Cina diberangkatkan menuju Afganistan pada Sabtu (20/11) sore waktu setempat.

Kereta tersebut diperkirakan akan sampai di tujuan akhir sekitar 12 hari ke depan. Mengangkut 50 kontainer, kereta kargo itu bertolak dari Cina  melalui Pelabuhan Horgos di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, Cina barat laut.

Pasokan yang diangkut mencakup pakaian dengan lapisan busa kapas, sepatu katun, selimut, bubuk teh susu, dan naan, sejenis roti pipih beragi yang menjadi makanan pokok penduduk Xinjiang. Semua barang itu sangat dibutuhkan warga Afganistan selama musim dingin.

Sejauh ini, Xinjiang, Cina, yang berbatasan langsung dengan Afganistan, telah mengirimkan tiga kereta kargo khusus untuk mengangkut bahan-bahan bantuan kemanusiaan ke Afganistan.

Sejak akhir Juni, lebih dari 2.600 ton barang kebutuhan sehari-hari dan bantuan kemanusiaan telah dikirim ke Afganistan melalui layanan kereta kargo khusus.

Bantuan Rusia Tiba di Afganistan

Sebelumnya, bantuan kemanusiaan pertama yang dikirimkan oleh Rusia juga sudah tiba di Afganistan pada Kamis (18/11).

Tiga pesawat yang mengangkut 36 ton bantuan kemanusiaan tersebut mendarat di Bandar Udara Internasional Kabul. Paket bantuan yang berisi antara lain tepung, minyak goreng, dan selimut itu telah diserahkan kepada pejabat Afganistan dari Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional (National Disaster Management Authority/NDMA).

Seraya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Rusia atas bantuan mereka, para pejabat Afganistan yang menerima bantuan tersebut meminta negara-negara lain untuk membantu negara yang dilanda perang itu di tengah masalah kekurangan pangan yang dihadapi rakyat Afganistan saat ini.

Menurut pernyataan yang dirilis NDMA, Rusia akan mengirimkan 108 ton bantuan kemanusiaan ke Afganistan dalam tiga putaran, dengan putaran pertama tiba pada Kamis pagi waktu setempat, sementara dua sisanya akan menyusul dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar