Fahri Hamzah: Parpol Mengaku Oposisi, Jangan Sensi Dikritik Rakyat!

  • Laporan:

SinPo.id - Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah meminta partai politik (parpol) yang ada di Parlemen dan mengaku oposisi agar jangan sensitif atau sensi saat dikritik rakyat.

"Oposisi dikritik oleh rakyat kok sensi? Oposisi kok malah nyuruh rakyat yang kritik eksekutif? Lah ente trus kerja apa?," sindir Fahri Hamzah lewat keterangan tertulisnya, Senin (6/9).

Eks Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, seharusnya, anggota parpol yang duduk sebagai wakil rakyat berteriak lebih keras. Dan apabila perlu, rela berdebat karena tanpa ada resiko.

"Kalian punya hak kekebalan (imunitas) yang melekat. Gunakan dong. Nah kami? Kami ribut di sini karena kalian nggak ribut saat sidang! Bisa-bisa kena ITE kalau kami ribut," kata dia.

"Kalau para anggota Dewan digaji oleh rakyat dari hasil keringat rakyat yang pergi kerja sejak pagi sampai malam, buka warung dan usaha supaya bisa bayar pajak buat pejabat," sambung Fahri.

Dia menilai, memanglah sangat berat jika jadi pejabat banyak utang dan banyak kasus terlibat, yang kesemuanya itu akan jadi sandera. 

Menurut Fahri, terkadang pejabatnya bersih dan menjaga martabat, tetapi kalau bos mereka diancam terjerat, maka jadi mau sekarat, dan akhirnya main pencak silat.

"Jurus-jurus yang mereka tunjukkan di depan rakyat tidak lebih adalah permainan akrobat seperti tukang sulap. Kadang-kadang kita pun ikut terpukau dan tunjuk dua jempol tanda hebat. Padahal, hasilnya gak jelas. Ini cuman manas-manasin rakyat. Nanti kita merima akibat ditangkap aparat," kata Fahri.

Karena itu, lanjut dia, tidak usah membangga-banggakan diri sebagai partai oposisi kalau sekedar mau dibilang oposisi. Fahri menegaskan, oposisi itu harus punya nyali dan keberanian untuk mengkritik pemerintah.

"Kalian punya nyali nggak? Berani nggak? Jangan jadi oposisi karena lamaran ditolak. Akhirnya wait and see nggak ada terobosan berarti. Itu namanya 'Oposisi Penakut', sebenarnya nggak punya nyali hanya nebeng kekecewaan rakyat," tegas Fahri Hamzah.

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar