Irak, Si Underdog di Piala Dunia 2026
SinPo.id - Tidak ada tim yang lebih dianggap underdog di Piala Dunia 2026 selain timnas Irak, yang akan tampil di Philadelphia untuk pertama kalinya sejak 1986. Laga bersejarah mereka akan berlangsung pada 22 Juni melawan Prancis di Lincoln Financial Field, salah satu dari enam pertandingan Piala Dunia yang digelar di kota ini.
Perjalanan Irak menuju Piala Dunia penuh drama. Mereka lolos setelah melalui lima babak kualifikasi Asia, menyingkirkan Uni Emirat Arab dengan agregat 3-2, lalu memastikan tiket terakhir dengan kemenangan atas Bolivia di playoff antarbenua. Ini menjadi pencapaian terbesar sepak bola Irak dalam 40 tahun terakhir.
Tantangan Berat di Grup
Irak harus menghadapi lawan tangguh di fase grup:
Prancis – Laga perdana di Philly, lawan dengan lini serang kelas dunia.
Norwegia – Pertandingan yang bisa menentukan peluang bertahan.
Senegal – Laga krusial untuk mengincar posisi ketiga dan tiket wild card.
Bagi Irak, bertahan 30 menit tanpa kebobolan melawan Prancis sudah dianggap kemenangan moral. Strategi mereka adalah memperlambat tempo dan meredam serangan lawan, sembari menjaga selisih gol agar tetap kompetitif.
Pemain Kunci Irak
Aymen Hussein – Penyerang dengan gol bersejarah yang memastikan tiket ke Piala Dunia, meski sempat ditahan di Chicago saat masuk AS.
Zidane Iqbal – Gelandang kelahiran Inggris, eks akademi Manchester United, kini bermain di Utrecht.
Ali Al-Hamadi – Bek tangguh Ipswich Town, dikenal dengan latar keluarga yang vokal menentang rezim Saddam Hussein.
Fakta Menarik tentang Irak
Satu-satunya gol Irak di Piala Dunia dicetak Ahmed Radhi melawan Belgia pada 1986.
Irak adalah tanah peradaban kuno Mesopotamia, di antara Sungai Tigris dan Efrat.
Populasi Irak mencapai 46 juta jiwa, setara dengan Spanyol dan lebih banyak dari California.
Negara ini dihuni beragam etnis: Arab, Kurdi, Turkmen, dan Asyur.
