Astra Kampanye Transum, Pramono: Atasi Macet Butuh Kolaborasi

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 05 Juni 2026 | 20:53 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai keterlibatan sektor swasta dalam mendorong penggunaan transportasi umum menjadi faktor penting untuk mengatasi kemacetan dan polusi udara di Ibu Kota. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran kampanye "Ayo Naik Transum Jakarta" yang digelar Astra di Menara Astra, Jakarta Pusat, Jumat, 5 Juni 2026.

Pramono mengatakan upaya memperbaiki kualitas mobilitas perkotaan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Menurut dia, persoalan kemacetan, polusi udara, dan perubahan iklim membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Saya mengapresiasi Kampanye Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta. Upaya mengatasi kemacetan, polusi udara, dan perubahan iklim membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” kata Pramono dalam acara tersebut.

Dia menyebut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini terus memperkuat layanan transportasi publik melalui jaringan MRT, LRT, Transjakarta, Mikrotrans, hingga Transjabodetabek. 

"Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat," tuturnya. 

Pramono juga menyampaikan, hingga 2026 Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik. Sementara layanan JakLingko didukung sekitar 2.968 armada Mikrotrans.

“Ini bagian dari target elektrifikasi penuh armada Transjakarta pada 2030,” ujar Pramono. 

Selain menambah armada, kata dia, Pemprov DKI juga memperluas rute Transjabodetabek dan memberikan layanan gratis MRT, LRT, serta Transjakarta kepada 15 kelompok masyarakat. 

Adapun pemerintah daerah juga menerapkan kebijakan Hari Rabu Bertransportasi Umum bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI.

Pramono menilai berbagai langkah tersebut menjadi modal untuk meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat global. Dia merujuk pada capaian sistem transportasi publik Jakarta yang masuk peringkat ke-17 terbaik dunia versi Time Out 2025.

“Kami berharap Jakarta dapat menjadi kota global yang modern, berkelanjutan, dan masuk jajaran Top 50 Global City pada 2030,” ucap Pramono. 

Sementara itu, Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Rudy, mengatakan kampanye penggunaan transportasi umum bagi pegawai Astra mulai dijalankan pada Juni 2026. 

Menurut dia, perusahaan telah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan partisipasi karyawan.

“Nanti akan ada games bagi karyawan yang berpartisipasi, termasuk yang membagikan pengalaman atau posting terkait penggunaan transportasi umum,” ujar Rudy.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI