SBY Tekankan Pentingnya Pemberdayaan UMKM Hadapi Guncangan Global

Laporan: Tio Pirnando
Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SinPo.id/ Dok. Partai Demokrat)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SinPo.id/ Dok. Partai Demokrat)

SinPo.id - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan pentingnya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi guncangan perekonomian global. Sebab, peran ekonomi akar rumput sangat strategis dalam menjaga ketahanan nasional ketika terjadi krisis.

"Pada masa ketidakpastian, ketangguhan suatu bangsa pada akhirnya dibangun dari bawah," kata SBY dalam The 2026 Asia Grassroots Forum Hosted by Amartha, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.

SBY menjelaskan, ketika terjadi guncangan global, sektor ekonomi besar dapat melemah, investasi menjadi lebih berhati-hati, dan pasar internasional berfluktuasi. Namun, komunitas akar rumput tetap beradaptasi, bertahan, dan bangkit kembali.

"Untuk itu, pemberdayaan UMKM bukan sekadar agenda sosial, melainkan agenda ekonomi yang strategis," ujarnya.

SBY menyampaikan, dari Indonesia hingga Vietnam, serta dari Filipina hingga Thailand, jutaan UMKM menopang aktivitas ekonomi sehari-hari melalui berbagai sektor usaha. Baik dari perdagangan, manufaktur skala kecil, pertanian, perikanan, logistik, hingga usaha berbasis digital.

SBY mengingatkan pengalaman Indonesia menghadapi sejumlah krisis besar, mulai dari dampak krisis Asia 1997-1998, tsunami Aceh pada 2004, hingga krisis keuangan global 2008. Pengalaman ini memberi pelajaran akan pentingnya menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Bagi SBY, negara yang mampu memperkuat kewirausahaan akar rumput, akan memiliki fondasi ekonomi lebih kokoh ketika menghadapi tekanan eksternal.

"Negara-negara yang memperkuat kewirausahaan akar rumput akan memiliki ketahanan yang lebih kuat, partisipasi ekonomi yang lebih luas, dan stabilitas sosial yang lebih besar," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI