DPRD DKI Desak Pemprov Perbanyak Ruang Terbuka Hijau di Permukiman Padat

Laporan: Sigit Nuryadin
Minggu, 31 Mei 2026 | 15:12 WIB
Ilustrasi RTH di Jakarta (SinPo.id/Beritajakarta)
Ilustrasi RTH di Jakarta (SinPo.id/Beritajakarta)

SinPo.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Jamilah Abdul Gani mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperbanyak pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan taman lingkungan di kawasan padat penduduk. 

Menurut dia, kebutuhan ruang hijau menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan warga dalam berbagai kunjungannya ke permukiman padat.

"Warga ingin punya ruang terbuka hijau, taman kecil atau taman udara yang bisa multifungsi. Selain untuk aktivitas warga, juga menjadi ruang yang menghadirkan udara bersih di tengah padatnya permukiman," kata Jamilah, Minggu, 31 Mei 2026.

Jamilah mengatakan warga yang tinggal di kawasan padat menghadapi keterbatasan akses terhadap ruang publik dan lingkungan yang sehat karena kondisi permukiman yang saling berhimpitan. 

"Karena itu, keberadaan taman lingkungan dinilai penting sebagai sarana interaksi sosial sekaligus ruang rekreasi bagi masyarakat," ungkapnya. 

Menurut dia, sejumlah warga mengusulkan agar setiap Rukun Warga (RW) memiliki taman lingkungan yang dapat dimanfaatkan bersama. Luas lahan yang terbatas, kata dia, tidak menjadi hambatan untuk menghadirkan ruang hijau di lingkungan permukiman.

"Harapannya, taman-taman yang ada di lingkungan padat itu bisa diwujudkan. Bahkan kalau bisa ada di setiap RW. Warga sering menyampaikan ke saya bahwa lahan yang tidak terlalu besar pun sudah cukup untuk dijadikan taman lingkungan," ujarnya.

Selain menyoroti kebutuhan ruang terbuka hijau, Jamilah mempertanyakan tindak lanjut berbagai aspirasi masyarakat terkait penataan lingkungan dan pembangunan fasilitas pendukung yang hingga kini belum terealisasi. Dia menyebut sejumlah usulan warga telah disampaikan sejak 2025.

Menurut Jamilah, pemerintah daerah perlu lebih aktif turun ke lapangan untuk melihat secara langsung persoalan yang dihadapi warga, mulai dari kondisi saluran air, akses jalan lingkungan, hingga kebutuhan ruang publik.

"Masyarakat sering mengajak kami turun ke lingkungan mereka untuk menunjukkan persoalan yang ada. Dari situ kita bisa mengetahui kebutuhan warga secara nyata dan mencari solusi yang tepat," kata dia.

Jamilah pun berharap penyediaan ruang terbuka hijau di kawasan padat penduduk menjadi perhatian pemerintah daerah seiring target peningkatan luas RTH di Jakarta.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI