Timwas DPR Nilai Jemaah Merasakan Dampak Positif Perbaikan Haji 2026
SinPo.id - Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI Jazilul Fawaid menyebut perbaikan tata kelola penyelenggaraan haji tahun 2026 tidak hanya berdampak pada kelancaran operasional, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi jemaah.
Menurutnya, berkurangnya waktu tunggu dan lebih tertibnya mobilisasi membuat jemaah dapat menghemat tenaga untuk menjalankan rangkaian ibadah.
Gus Jazil mengatakan salah satu capaian penting tahun ini adalah keberhasilan mengurangi waktu tunggu jemaah saat berpindah dari satu lokasi ibadah ke lokasi lainnya. Kondisi tersebut berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya yang kerap diwarnai antrean panjang dan kepadatan arus pergerakan.
"Tahun ini jemaah tiba di Muzdalifah tanpa harus menghadapi waktu tunggu yang terlalu lama di jalan. Demikian pula saat pergerakan menuju Mina, secara umum berlangsung lebih baik sehingga jemaah bisa menghemat stamina dan beribadah dengan lebih nyaman," kata Jazilul dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2026.
Dia menjelaskan, kenyamanan selama proses perpindahan menjadi faktor penting bagi jemaah, terutama kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan energi yang lebih terjaga, jemaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah wajib maupun sunah selama puncak haji.
Gus Jazil juga mengapresiasi keberhasilan proses pemberangkatan jemaah menuju Arafah yang berlangsung teratur. Bagi dia, seluruh jemaah Indonesia dapat mengikuti wukuf dengan baik tanpa kendala besar yang mengganggu pelaksanaan ibadah.
"Kami mengapresiasi kinerja penyelenggaraan haji tahun ini yang relatif lebih baik dibandingkan sebelumnya. Secara umum pelaksanaan berjalan tertib, meskipun tentu tetap ada beberapa aspek yang ke depan wajib disempurnakan," katanya.
Meski memberikan penilaian positif, dia meminta agar evaluasi tetap dilakukan secara menyeluruh setelah musim haji berakhir. Beberapa aspek layanan dasar, termasuk fasilitas akomodasi dan kapasitas tenda, masih perlu mendapat perhatian agar kualitas layanan semakin meningkat.
Gus Jazil mengatakan tujuan utama seluruh perbaikan tersebut adalah memastikan jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah secara aman, nyaman, dan khusyuk. Oleh karena itu, setiap evaluasi harus berorientasi pada kebutuhan jemaah sebagai pusat pelayanan haji.
Mengakhiri pernyataan, Legislator dari Fraksi PKB ini pun mendoakan seluruh jemaah Indonesia diberikan kesehatan hingga akhir rangkaian ibadah dan kembali ke Tanah Air dengan membawa predikat haji mabrur.
