Alumninya Terseret Manipulasi Riset, ITB: Itu Tanggung Jawab Individu

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:53 WIB
Kampus Institut Teknologi Bandung (SinPo.id/ Dok. Humas ITB)
Kampus Institut Teknologi Bandung (SinPo.id/ Dok. Humas ITB)

SinPo.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) menegaskan, dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret nama Prihantini, dalam sebuah konferensi internasional, merupakan tanggung jawab individunya. Prihantini merupakan alumni Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020, lulus pada 2022.

"ITB menyatakan sikap bahwa tindakan Saudari Prihantini tersebut merupakan tindakan hukum sebagai seorang individu. Dengan demikian jika terdapat proses hukum atas tindakan tersebut, maka ITB sangat menghormati upaya hukum dimaksud," kata Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, dalam keterangannya, Sabtu, 30 Mei 2026. 

Aep menegaskan, materi yang dipresentasikan Prihantini dalam konferensi internasional Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD) di Kopenhagen Denmark pada 17-21 Mei 2026, tersebut tidak berkaitan dengan tesis maupun aktivitas akademik di ITB. Adapun Tesis Prihantini saat menempuh studi Magister di ITB berjudul "Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring". 

ITB menegaskan komitmen untuk terus memperkuat budaya akademik, khususnya di ranah penelitian yang berintegritas dan bertanggung jawab.

"ITB tidak mentoleransi plagiarisme, fabrikasi data, manipulasi hasil, maupun bentuk pelanggaran etika ilmiah lainnya dalam kegiatan akademik dan penelitian," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI