Viral Isu Teror Pocong Begal di Ngawi, Polisi: Hoaks

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:24 WIB
Ilustrasi (SinPo.id/ Pixabay)
Ilustrasi (SinPo.id/ Pixabay)

SinPo.id - Isu teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga Ngawi dipastikan tidak benar. Polres Ngawi melalui Kasi Humas Iptu Dian Ambarwati menegaskan kabar itu merupakan hoaks.

“Setelah dilakukan pengecekan secara mendalam di lokasi-lokasi yang disebutkan, kabar tentang adanya komplotan begal berkafan tersebut dipastikan tidak benar. Kami sudah menerjunkan tim untuk mengecek langsung ke lapangan. Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” ujar Dian, dikutip dari laman resmi Polri, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dalam pesan yang viral di media sosial menyebut ada tiga pelaku beroperasi dini hari pukul 00.00-02.00 di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, hingga Ngawi Kota. Satu pelaku mengenakan kostum pocong untuk mengintai rumah warga, sementara dua lainnya bersiaga di atas Honda Scoopy sambil membawa golok dan celurit.

Hasil verifikasi petugas di lokasi-lokasi yang disebut tidak menemukan bukti maupun laporan warga terkait aksi tersebut.

Meski memastikan isu pocong begal hoaks, Polres Ngawi meminta warga tetap selektif menerima informasi dan tidak mengendurkan kewaspadaan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya saat keluar pada malam hari, sebab tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan,” kata Dian.

Warga diminta segera melapor ke Polsek terdekat atau call center 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan atau orang asing dengan gerak-gerik mengindikasikan kriminalitas.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI