Terima PERDISKI, Wapres Bahas Penguatan Peran Pendidik

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 29 Mei 2026 | 19:17 WIB
Wapres Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus pusat Perkumpulan Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) di Istana Wapres (Ashar/Foto Setwapres/SinPo.id)
Wapres Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus pusat Perkumpulan Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) di Istana Wapres (Ashar/Foto Setwapres/SinPo.id)

SinPo.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi jajaran pengurus pusat Perkumpulan Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) di Istana Wapres, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.  Audiensi tersebut membahas penguatan peran pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan spiritualitas generasi muda.

Ketua Umum Panitia Musyawarah Nasional (Munas) II PERDISKI, Riovold Yulianto, usai pertemuan, menyampaikan bahwa Wapres memberikan arahan khusus agar organisasi profesi ini mengambil peran proaktif di garis depan pendidikan nasional.

"Ada pesan khusus memang yang disampaikan oleh Pak Wapres. Kita diharapkan PERDISKI ini juga menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan, selain kesejahteraan, juga perlindungan guru dan juga bagaimana peningkatan kualitas pendidikan kita," ujar Riovold.

Selain itu, menurut Riovold, Gibran juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan workshop yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Diharapkan kita juga harus sering-sering membuat kegiatan-kegiatan, bagaimana workshop-workshop para guru ini, kita terus melakukannya secara intens. Supaya apa, kualitas pendidik juga akan semakin maju. Di satu sisi kesejahteraan, tetapi kualitas juga harus juga dikedepankan," kata Riovold.

Sementara itu, Ketua Umum PERDISKI, Yusak mengapresiasi atas perhatian yang diberikan Wapres terhadap eksistensi dan dedikasi guru agama Kristen di seluruh Indonesia.

"Beliau juga konsentrasi dalam kesejahteraan guru agama Kristen se-Indonesia dan beliau men-support (mendukung) supaya guru agama Kristen layak untuk diperjuangkan kesejahteraannya dan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk menyukseskan pendidikan agama, khususnya pendidikan agama Kristen," kata Yusak.

 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI