Wakabareskrim Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Faktor Cuaca Jadi Pemicu

Laporan: Tim Redaksi
Selasa, 26 Mei 2026 | 00:12 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik (SinPo.id/ Pixabay)
Ilustrasi pemadaman listrik (SinPo.id/ Pixabay)

SinPo.id -  Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, menegaskan hasil investigasi terkait pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat 22 Mei 2026

Dalam konferensi pers Senin 25 Mei 2026, Nunung menyampaikan bahwa tim gabungan kepolisian, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), dan PT PLN telah melakukan pemeriksaan di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

“Hingga saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” ujarnya.

Menurut Nunung, dugaan sementara mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem yang menyebabkan gangguan sistem transmisi kelistrikan. Ia menjelaskan, kerusakan kabel yang ditemukan berbentuk serabut, bukan potongan rapi seperti biasanya terjadi dalam kasus sabotase.

Gangguan dilaporkan terjadi pada jaringan transmisi sutet 275 kV jalur Muaro Bungo–Sungai Rumbai di Jambi sekitar pukul 18.44 WIB, Jumat lalu. Kondisi tersebut memicu ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik, sehingga berdampak pada blackout di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan sebagian Sumatera Selatan.

Nunung mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan yang menyebut blackout terjadi akibat sabotase. Ia menambahkan, sistem kelistrikan di Sumatera kini telah pulih sepenuhnya.

“Berdasarkan keterangan resmi dari PT PLN, pasokan listrik di seluruh wilayah Sumatera telah kembali normal 100 persen serta beroperasi dengan aman dan stabil,” tegasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI