Timwas DPR: Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna Sambut Puncak Haji

Laporan: Juven Martua Sitompul
Senin, 25 Mei 2026 | 19:37 WIB
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meminta semua pihak mewaspadai situasi tidak terduga di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menyambut fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah.

Ketua Timwas Haji 2026 DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (Kang Cucun) mengingatkan seluruh petugas haji untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi padatnya jutaan jemaah dari berbagai negara.

"Kita memastikan semua persiapan haji ini sudah selesai dan mudah-mudahan puncaknya nanti di Arafah ini karena hal-hal yang tidak terduga itu pasti saja karena beribu orang, bukan masyarakat kita saja," kata Kang Cucun dalam keterangannya, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Kang Cucun berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.

"Mudah-mudahan, mohon doanya dari semuanya agar semuanya berjalan lancar, tidak ada suatu hal yang tidak kita inginkan, dan kita berharap semua jamaah haji bisa selamat, dan semuanya diterima amal ibadahnya," ucapnya.

Timwas Haji DPR RI mengapresiasi kesiapan petugas yang dinilai semakin profesional dalam melakukan pengecekan fasilitas jamaah, mulai dari kapasitas tenda hingga kelayakan tempat istirahat.

Meski seluruh persiapan haji dinilai telah berjalan baik, Legislator dari Fraksi PKB ini mengingatkan bahwa dinamika di lapangan saat puncak haji tetap harus diantisipasi secara maksimal.

Dia menjelaskan pengawasan penyelenggaraan haji tahun ini dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap pertama di Madinah telah resmi ditutup.

"Kita apresiasi penyelenggaraan haji yang cukup luar biasa. Ini adalah pencapaian perdana Kementerian Haji menyelenggarakan haji di tahun ini, kita sangat apresiasi," kata dia.

Memasuki tahap pengawasan di Makkah, Timwas Haji DPR RI tetap mengantongi sejumlah catatan, terutama menyangkut kelayakan fasilitas dan jarak pemondokan jamaah. Seluruh masukan ini akan menjadi acuan utama perbaikan pada musim haji mendatang.

Terkait persiapan puncak haji di Armuzna, Timwas menemukan adanya lompatan dan perubahan tata kelola, khususnya dalam menindak syarikah atau perusahaan penyedia layanan haji yang kerap memanipulasi kapasitas tenda.

"Dulu kita kadang-kadang dibilang oleh pemilik tenda syarikah isinya 100, padahal cuma 50. Sekarang betul-betul dicek secara ketat," ucap Kang Cucun.

Timwas Haji DPR RI turut mengapresiasi para petugas atas dedikasi memeriksa kelayakan fasilitas Armuzna secara mendetail, termasuk mengecek ketersediaan kasur satu per satu.

Ke depan, kata Kang Cucun, DPR RI berkomitmen untuk mengalkulasi ulang komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji agar kualitas layanan dapat terus meningkat secara eksponensial setiap tahunnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI